Minggu, 26 Mei 2013

Berpikir...(11)

Setelah dipikir-pikir, sebenarnya tidak ada yang salah dengan IQ saya, hanya memang EQ dan SQ saya sangat bermasalah.

Sebelum ini, saya baru saja menghubungi Mamaku. Apa karena jarang mendengar suaranya, saya menjadi saya yang lemah. Terkadang orang bodoh memang lemah.

Apapun yang terjadi, apapun yang saya alami, saya begitu susah untuk menceritakannya kepada Mama saya sendiri. Mungkin karena sedari kecil, saya juga tidak pernah menceritakan sesuatunya kepada Mama saya.
Ada sebagian sisi di otak saya yang begitu maskulin, sehingga saya rasa bercerita kepada Mama sendiri tidaklah memberikan jalan keluar.

Jalan keluar yang saya maksud, saya sendiri tidak tahu. Saya hanya ingin didengar, tapi ada hal yang mengganjal mengapa saya sungkan menceritakannya kepada Mama saya.

Terakhir, seingat saya, saya pernah menceritakan sesuatu hal kepada salah seorang teman, tapi saya rasa itu ketika mood saya cukup baik. Sejujurnya, saya tidak mengenal dengan baik, apa yang saya perlukan.
Saya bisa menyelesaikan sendiri tanpa harus ada orang lain


Mungkin saya memang lebih senang ngomong sendiri ke bulan. Entah dia begitu dan amat cantik, sampai saya rasa dia lebih paham terhadap ekpresi yang kualami.

Kemudian, Chelsea FC kalah atas City dengan skor 5-3. Kalau diibartkan, masa saya sekolah, saya ibarat Bayern Munchen atau MU. Everybody loves me because I'm the final winner. Tapi tidak untuk sekarang.

Saya akan selalu lemah di bidang yang tidak saya sukai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar