Jumat, 31 Oktober 2014

Huamnity

Blog, aku kurang punya keberanian untuk humanity. Rasa kemanusiaan itu pasti selalu ada di tiap benak manusia, tp berhubung masalah kemanusiaan itu selalu bergema, it means, out there, ada org di luar sana- semacam gue, yg ga terlalu berani utk mengangkat aksi kemanusiaan.

Iya, mungkin...ada beberapa hal yg aku pikir..hmm, mgkn aku harus lebih jeli ngeliat mana yg butuh ditolong mana yg tidak, bgamana berjuang untuk pembebasan bukan kebodahan.
So far, aku ga mau bertingkah bodoh, terlalu patriotis, terlalu humanis, krn ga semua org punya karakter seperti itu. Aku jg ga berjanji akan concern di bidang kemanusiaan smcam itu, tp apa yg bisa aku bantu, apakah itu tdk menghalangi mimpiku, yah ada celah buat aku ngelakuinnya.

Alien

Blog, gue baru nemu lagi artikel terbaru tentang alien. Sekarang, ada seorang orang yang pernah bekerja jadi ilmuwan dari projek area area 51.

http://astronesia.blogspot.com/2014/10/mantan-ilmuwan-area-51-klaim-makhluk.html

hmm, beliau bilang ufo dan alien itu ada dan nyata. Yah aku sih kalo ada ya udah ada, kalo ga ada ya udah ga ada. Mgkn krn gue belum kepikiran bgmana alien itu 'melihat' manusia, apakah dia bakal menginvasi bumi kyk kebanyakan cerita, atau dia bakal menyerang manusia saja, atau dia memang bersahabat. baca cerita bapaknya, dia malah bilang ada beberapa jenis alien yg bekerja utk pemertintah AS. Aku harap pemerintah AS, NASA, para kru aero dan astro lainnya tdk hnya peduli thdp exoplanet aja, tp jg ttg kehadiran alien ini. siapa tahu mereka mmpelajari manusia...siapa tahu mereka sdg mempejari lingkungan kita gmna, lokasi kita gmna, keadaan geografis kita, cara berkehidupan kita, kelakuan kita, karakter kita, otak kita, inteligensi kita, yah who know sih...

tapi gue sbnrnya ga tllu tertarik soal alien, krn yg pgn gue pelajari itu ttg bgmana manusia bs memanfaatkan bulan, apkah bener ada exoplanet yg bs ditinggalin slain bum, mars bs ditinggali manusia, gmna cara kita nemuin planet yg lain, gmna itu soal konstilasi perbintangan yg smpt jadi masalah bhwa rasi bintang itu ga cuman 12 yg efeknya ulang tahun kita jd bergeser, trus...trus...trus... yg plg intinya, apakah kita bisa sepedahan di cincin saturnus!! yeaaaah!! cincin! saturnus!! sepedahan! hahahahah

eh gue jd kepikiran, gmana kalo kehadiran ufo dan alien itu membuat kita jd mempertanyakan agama kita? agama loh!! agama, bukan Tuhan! Ga pernah ada isi kitab suci yg ngomongin ttg ufo dan alien. Hhahhaha
IDGAF sih. Toh, dogma agama emg sllu kampret, krn tidak terlalu mencerminkan 'INILAH KEMAUAN TUHAN' . Am i right? Mgkn alien dan kehidupannya diciptakan Tuhan juga, nun jauh disana, tidak di bumi, out of universe, efek sakit hati Tuhan karena MANUSIA BUMI itu mengkhianati dia. Tuhan masih pengen bersikap baik sm manusia, dgn membiarkan kita hidup dan berkehidupan, berkembang biak, daaaaaaaaaan melajutkan darah 'dosa Adam Hawa'. Iya toh. Trus dia bikin MANUSIA NON BUMI di suatu daerah yg lain, TANPA ULAR *HAHAHHAHA, ULAR!* , Tuhan bikin mereka sama seperti kita, manusia bumi, tapi dengan kondisi appearance yg 'tidak seperti manusia', yg sempurna dan segambar dgn Tuhan, jadi Tuhan ga teringat dengan rasa sakit hatinya sm manusia.

p.s : gue ga terlalu peduli sm bahasa alien, i'd told you, minat gue ttg aero dan astro bukan soal alien dan ufo.

Selasa, 28 Oktober 2014

Candy not Fancy

Ayo, positif thinking, Cha!!!
Mungkin ini petunjuk Tuhan. Tuhan sebenarnya merestui banget lo jadi astronot cha, dengan cara Tuhan membuat skenario hidup super sulit buat lo. Tuhan pengen liat seberap tangguh lo dalam menghargai cita-cita lo, apakah lo masih pengen ato cuman panas-panas tai ayam. Tuhan, Engkau sebenarnya tahu, apa yang sudah saya cintai, apa yang saya rasa harus saya lindungi, harus saya pertahankan, saya akan lakukan apapun untuk membuatNYA tetap hidup. Sebagaimanapun seringnya moodku jadi ga bagus karena dipermainkan dunia, tapi aku tak tega melihat MEREKA terluka. Sangat susah untuk membiarkan mereka, apalagi melupakan mereka. Mungkin rasa cintaku tak bisa setiap hari, tak stabil, tapi mereka sudah kepalang ada di otakku. Engkau tahu kan, betapa aku sangat mengagumi otak dariMu ini...

Ayolah Cha, Tuhan masih pengen lo bertahan hidup dengan bermimpi, apakah lo masih setia dengan cita-cita lo, walopun kisah hidupmu tak senikmat yang bisa lo bandingkan dengan orang lain.Kau masih ingin jadi designer, komikus, kau juga bercita-cita pengen kerja di Lego Factory, kerja di Google, kerja dan hidup di semua cita-cita lo....

Kalo lo masih bercita-cita pengen jadi astronot, seenggaknya lo harus punya background engineering....dan akhirnya lo mengerti jadi engineer aja susah, seharusnya pas belajar dari awal jadi astronot, sudah terbiasa namanya 'perbandingan', 'penolakan', 'kerendahan hati' pasti bakal lebih dahsyat lagi goncangannya disana!

Yah mari berpikir seperti ini!!

Tuhan pengen banget lo jadi astronot, merestui lo buat bekerja sesuai mimpi kecil lo, mengambil bagian di aerospace, jadi keluarga besar NASA...yaaaah mengajar lo supaya lo ngerti mimpi yang lo ambil ga gampang!!

Kriteria buat apply jadi aerospace juga ga gampang, harus US citizen dan mentingin course yg udah lo ambil selama perkuliahan lo. Bagaimana kuliah lo...yah yahh, mungkin lo kurang buat itu, tapi lo harus tetap teguh bahwa menjadi astronot GA GAMPANG, GA AKAN PERNAH GAMPANG, walo Tuhan udah menyadarkan elo bahwa ada sedikit celah buat lo...

Iblis mengalahkanku.

Hidup itu emang ga gampang. Apalagi mengejar sesuatu yang kita pengen.
Dunia melemahkanmu, keluargamu tidak yakin terhadap cita-citamu, hidup bersama orang-orang yang menghina karena fisikmu, hidup didalam perbandingan disana-disini-karena ini-karena itu, orang-orang yang lebih pintar darimu merendahkanmu, guru-gurumu mulai bertanya mengapa kau berubah, dosen-dosenmu tidak terlalu peduli padamu, klien meninggalkanmu dan meremehkanmu dan lebih parahnya memberikan feedback yang buruk atas sesuatu yang tidak kau perbuat, teman-temanmu menjauhimu karena kau aneh, Tuhan tidak membelamu, dan akhirnya kau jatuh, semua mempengaruhi mood-mu, kredibilitasmu, inteligensimu, imanmu. Kau mulai meragukan Tuhan, membenci dogma agama, bersikap anti-sosial, kau meninggalkan semua kesukaanmu, menjauhkan dirimu dari semua warna-warna, kotak oreoboxmu sudah terlalu penuh dengan segala kesialan, personaliti makin kacau tidak terkendali, susah tersenyum.......

Hmm, aku masih menyimpan cita-citaku dengan baik. Dan sepertinya, aku masih kepikiran untuk menjadi astronot ato space engineer sekalian ketimbang harus jadi programmer, yang akupun ga ngerti sama sekali. Belum lingkungan kampusnya yang tak membuatku nyaman.

Minggu, 26 Oktober 2014

Ichi

Saya tak tahu perasaan apa ini. Perasaan ini seperti terpaksa.
Ichi, adalah nama anjingku. Mungkin karena dia adalah anjing pertama yang dipelihara keluargaku, aku sangat membutuhkannya, untuk tetap normal.
Perasaan ini, hmm, mungkin seperti idola terhadap fansnya.
Dia mungkin tidak menyayangi fansnya seperti dia menyayangi orangtuanya, tapi dia membutuhkan fansnya untuk tetap terlihat 'berguna'.

Ichi harus pergi, karena Mama sudah tak sanggup mengurusnya. Katanya, dia sudah capek harus selalu mengurusi bulu2nya, kotoran2nya.
Aku rasa mereka memanfaatkan Ichi hanya sebagai house-guard, bukan sebagai fans.
Aku sedih, tapi aku juga tidak bisa apa-apa.
Aku sudah terlalu sedih jika selalu mengingat ada yang tidak sopan terhadap 'fans'ku.
Aku tahu mereka bertahan, mengurusi Ichi karena aku....hahahha aku! Mungkin karena aku.
Aku selalu menangis mengenang semua orang-orang penting didalam otakku. Masih banyak yang harus kulakukan untuk membalas jasa semua orang-orang penting ini, dan Ichi...sudah menjadi penting buatku.

Ahh, aku sudah lelah menangis jika ada yang menggodaku dengan menggunakan kelemahan Ichi.
Tapi melihat aku yang memang terkadang sering tidak peduli terhadap Ichi, aku juga tidak berada di rumah untuk bersama Ichi, jelas aku tak punya alasan jika mereka terpaksa 'memulangkan' Ichi.
Aku hanya ingin meyakinkan diriku, bahwa aku tidak berada disana saat itu terjadi.

Masalah

Kita sebetulnya tidak butuh Tuhan untuk menyelesaikan masalah kita, tapi kita hanya butuh SESUATU untuk mendengarkan masalah dan menjadi orang yang mendukung posisi kita. Mengiyakan penderitaan kita, sehati sama kita.
Kita kurang yakin dengan manusia.

Kita, ingin menuntaskan masalah kita. Tapi, belajar untuk melupakannya saja, tidak semua orang punya keahlian seperti itu.
Akhirnya yang saya pelajari, adalah terbiasa hidup berdampingan dengan masalah itu. Tumbuh bersamanya, hidup bersamanya, menjaga'nya' tetap hidup.

Ada banyak sekali orang yang jadinya, susah untuk melepaskan masalahnya. Misalnya, saya.
Saya punya masalah, tak berat- ini semua sangat sepele, sehingga aku membiarkannya terjaga bahkan sejak 10 tahun yang lalu.
Awalnya saya keberatan, saya belajar untuk tidak mempedulikannya, sampai akhirnya saya jadi betul-betul membanggakannya. Saya adalah ucapan-ucapan saya, tulisan-tulisan saya. Saya merasa aneh, tapi saya tidak merasa benar-benar aneh.
Begini cara saya menghadapi masalah-masalah saya.

Tulisan-tulisan lampau

Setelah saya baca-baca kembali, tulisan2 saya terdahulu, sangat terlihat saya emosional dalam menulis.
Typo-pun sering terjadi. Kesalahan grammar apalagi.
Ahh malam yang tak begitu indah, tapi aku ingin menyampaikan ini, blog.

Aku menemukan dorama Jepang yang jalan ceritanya lebih berbobot dari dorama yang aku tonton sebelumnya. Tentang seorang, chocolatier yang patah hati.
Aku baru nonton sampai episode kedua.
Ceritanya sangat menarik.
Memang banyak adegan kissing yang menurutku pantas dilakukan dan dilihat orang dewasa, yah idgaf sih sebenarnya, karena yang benar2 membuat saya jatuh hati sama dorama ini.....kisah hidup si main actor.
Perjuangan dia mengumpulkan rasa sakit hati, dan menikmati rasa sakit hati, terbiasa dengan rasa sakit hati, ingin meluapkan rasa sakit hati. Langkah yang sudah aktor lakukan sejauh ini, menjadi liar dan 'mencintai' rasa sakit hati itu. Sounds.......awesome.

Aku seperti dirinya...sedikit.
Sepertinya, sadastic and masochist tiap orang, bisa berbeda kasusnya.
Si tokoh utama merasa 'energi' dari setiap penderitaan, rasa sakit hati, balas dendam terhadap one-sided love, dan dia merasa senang dengan perlakuan, tingkah,permintaan konyol dari gadis yang pernah menolaknya. Tujuannya, ingin bikin sakit hati perempuan itu. Ingin membuat takluk gadis yang pernah menolaknya itu. Itu bisa dikatakan 'masochist', i think.

Aku terkadang berpikir, dengan aku  terbiasa 'hidup dalam ketakutan, kekhawatiran, hidup berdampingan dengan mood swing-ku', yah aku rasa aku terbiasa menjadi masochist untuk hal2 negatif yang sudah 10 tahun menggerayangi otakku.
Jalan ceritanya, so far....sangat bagus.
Hidup memang tidak gampang, apalagi setelah mengalami yang namanya 'penolakan' dan 'perbandingan'.

Sabtu, 25 Oktober 2014

Billy

Blog, akhirnya aku ketemu novelnya Billy Milligan.
Tau? Itu yang punya kepribadian majemuk.
Hmm, tenang blog, aku tidak seperti dia. Aku hanya.......punya mood disorder saja. Setidaknya itu yang aku akui.
Belum selesai aku baca, nanti aku tulis disini.

Otakku, bernyanyilah!

Hi blog, ahh kalau kau nyata, kau pasti melihatku aneh.
Aku selalu menyetel playlist dengan beat yang ceria, atau lagu rock, tapi aku lebih sering lagi aku tidak merasakan feel dari lagu-lagu ini.
Sekarang, aku lagi memutar lagu dari seorang artis korea. Lagunya cukup ngebeat, tapi otakku freeze. Kau tau sebelumnya, aku mendengar lagu One OK Rock. Tiba-tiba aku ganti lagi dengan lagu lain, begitu terus beberapa hari ini.

Blog, sehari kemarin, moodku sangat bagus. Aku bisa merasakannya, melihatnya, dan aku...ga tahu. Tiba-tiba hari ini, semua berbalik menjadi 'datar'.
Mungkin, aku yang lain, sudah sangat terbiasa dengan aku yang 'jarang tersenyum', sehingga jika aku tersenyum aku merasa aneh.

Ahh tadi sore, aku habis menonton dorama Jepang. Aktornya ganteng dan cantik dalam waktu bersamaan. Aku tak tahu, akhir2 ini aku menjadi malas dan hanya menghabiskan waktu dengan menonton dorama.

Blog, aku masih sakit hati dengan dosenku. Dan aku sakit hati dengan Tuhan. Di satu sisi, aku ingin menghilangkan rasa sakit hati seperti ini, tapi di satu sisi, aku ga mau kehilangan rasa sakit hati ini. Mungkin karena aku tumbuh besar dengannya sejak kelas 2 SMP, dan aku 'menyamankan' diri dengan ini semua.

P.S: Blog, aku sekarang lagi nyetel lagu One OK Rock yang judulnya 'Pierce'. Hmm, liriknya aku tak terlalu mempermasalahkan, tapi aku senang dengan judulnya. Menembus. Aku rasa aku berubah. Aku menyimpan aku yang lain, aku yang lebih jahat dari aku yang sebenarnya.

Kamis, 23 Oktober 2014

Mimpi

Tadi aku mencari makna mimpi 'ketemu presiden' dan menjadi 'artis' di sekolah.
Kalo yang ketemu presiden, katanya akan ada kehormatan yang aku terima di lingkungan pergaulanku. Hahahah ketauan banget, aku memang ga pernah diterima dengan baik oleh teman2ku. Tapi biasanya, mereka hanya memanfaatkanku saja.

Bermimpi 'menjadi artis' katanya mimpi akan tercapai.
Sejujurnya aku sering bermimpi indah yang punya makna bagus2 kayak beginian, dan aku percaya2 saja. Tapi lama2 jadi tidak percaya, karena semua mimpi itu tak pernah terjadi. Kedua, karena frekuen mimpi indahku sangat sedikit sekali, lebih seringnya mimpi tidak menyenangkan.

Tapi tadi juga ada adegan, aku dan 3 orang pria (aku tak begitu ingat apakah aku seorang pria atau perempuan dalam mimpiku itu) , kami seperti kabur dari karena aku merasakan aku meloncati dinding. Dan kami mendapat bantuan dari seorang officer. Aku tak yakin itu seperti penjara karena aku tidak melihat tipikal environment yg menunjukkan itu penjara. Dinding ini juga tidak dilengkapi barbed wire, dan dindingnya juga tidak tinggi ataupun tinggi menjulang. Hanya aku yakin, aku habis meloncati sebuah dinding. Dan juga, karena satu temanku yang belum meloncat itu, seperti berada dalam sebuah wagon. Aneh, Mungkin wagon ini membelakangi sebuah dinding.

Berkecamuk

Blog, aku akui memang mood swingku sudah tidak separah dulu. Tapi, kalo sudah badmood, itu berlangsung sangat sangat lama, seperti tak terkendali, aku yang punya tubuh pun tak bisa mendorong otot senyumku bekerja dan saat itu, kotak tertawaku benar-benar hilang entah kemana.

Aku merasa ingin tersenyum, tapi aku seperti...tak ada yang bisa membuatku tersenyum.

Di otakku, selalu ada perselisihan pendapat. Ada yang bilang, aku musti berubah, aku musti tersenyum. Ada yang bilang, aku percuma untuk tersenyum karena hidup memang selalu tak adil padaku. Ada yang bilang, bahwa hidupmu dibawa santai saja, toh memang terlalu banyak pencobaan di hidupku yang membuat hidupku gitu-gitu aja ngenesnya. Masih banyak lagi. Dan terkadang akupun mengiyakan semua mereka yang berkata negatif tentang itu.

Tuhan, sepertinya memang orang super iseng. Dia ingin mengerjaiku, mentang2 Dia luar biasa. Kenapa segala sesuatu harus melalui ijinnnya....berarti untuk menghancurkan moodku juga harus mendapat persetujuan dariNya? Sudah tau, aku paling lemah dihadapan Iblis. Jangankan Iblis, di hadapan manusiapun, aku seperti tak bisa apa2.

Aku lebih senang dengan Roh Kudus. Yang lain mungkin untuk menguatkan, menghibur, atau ya apalah itu. Aku tidak terlalu peduli. Aku tidak merasa Dia bekerja seperti itu untukku. Aku merasa Roh Kudus untuk mencegah dan memperingatkanku.

Aku akui, ada satu sisi dari diriku yang selalu ingin mencobai Tuhan. Aku mencobainya dengan membuat skenario mimpi2 yg aneh. Aku sperti familiar dan ahli melakukan ini. Biasanya aku berhasil, tapi sudah seminggu ini, kegiatan aneh itu tidak berhasil. Ada seseorang yang merencanakaannya, tapi aku tau, dan aku merasakan kegagalannya.

Tuhan, mengerti agar aku lepas dari badmood ada satu kegembiraan yang bisa membuatku menanti. Aku tak tau mengapa, aku tadi mimpi Pak Jokowi dan jadi artis di sekolah, tiba-tiba band dari luar negeri manggung di sekolahku...dan itu saja mampu membuat moodku jadi naik. Aneh bukan?
Apakah aku benar2 diberi talenta sebagai seorang penggagum, sehingga di dalam mimpi aku harus jadi seperti itu?
Apakah aku benar2 diberi cita2 sebagai seorang pemimpi, sehingga di dalam mimpi, aku lebih sering lagi bermimpi?

Minggu, 05 Oktober 2014

Future kids

Blog......aku sempat berpikir, ahhh kalo ntar aku punya anak harus mirip sama idolaku hahhaha
Iyaaaa, yang pasti memang harus mencerminkan Khalik, tapi punya keturunan berwajah rupawan, who wants to avoid it?

Ahh katanya, kalo pengen punya wajah mirip seseorang, kita harus benci banget sm orang itu. Makanya, kalo pas hamil, ga boleh kesel sm ibu mertua, biar anaknya ga mirip sm ibu mertua kita. Mukanya, ama kelakuannya heheheh

Kalo begsssss, aku pengen punya anak laki2, aku harus benci sama Hyde (vokalisnya L'arc) dan Kim Heechul. Ntah kenapa, aku pengen punya anak laki2 yg cantik....ini semua gara2 Hyde!! Hahahaha, cantik banget sih dia....dan Heechul, dia emang perempuan yg tertunda kayaknya. Tapi yg pasti, walopun bishounen, anakku tetap normal, cowok gagah, tulen, cerdas, pemberani dan pasti takut sama Firman Tuhan.

Iyaaaa kan, aduh ga kebayang, pasti anak aku caaaaaaaaaaaantik banget

Tapi kalo dikasih anak laki2 lagi, aku harus benci sama T.O.P (Bigbang) dan Kang Dongwon. Wadddduh ga kebayang, anak aku udah cakep, rahangnya seksssseeeeeeeeeeeh, matanya sekseeeeeeeeeeeeh, senyumnya seeeeeeekseeeeeeeeeeh, cerdas scr akademis dan cerdas ngelawak juga, waaaaaaaadddddddduuuuh bahagianya hidupku....

Trus kalo pengen punya anak perempuan, hmmm normal aja sih, yg penting masih nular cantiknya Hyde dan Heechul, hehehe. Tenang, sayang aku masih sama kok sm semua anak...

Hmm, tapi itu semua boleh jadi keinginan. Yang penting anak itu sehat dan aku mau bersama2 dgn dia, belajar Firman Tuhan bareng2. Jadi tumbuh bareng2 dalam Tuhan, jadi kalo aku lg depressed dan udh mulai ngelupain Tuhan, aku bisa berkaca dr anakku. Yang pasti, aku kasih pengetahuan agama yg sewajarnya aja. Ga usah berlebihan. Biar sisanya dia belajar mencari tahu sendiri.

Juga yg pasti aku ajarin bahasa asing, jd ga cuman bahasa ibunya aja, ato bahasa bapaknya aja yg dia bisa, tp juga bahasa universal.

Soal fisik dan inteligensia, yaaa semua ibu pasti berharap anaknya normal, dan aku sndiri belum tentu kuat jk dikasih kondisi seperti itu. Tapi aku mau belajar, anak yg 'kurang' ga berarti TERTINGGAL. Mungkin aku harus lebih banyak berdoa, baca Firman Tuhan, konsultasi, belajar, membaca, mendengarkan musik, biar anakku nanti bisa lebih hebat dr orangtuanya.....yeaaaaaaaaaay

Selamat ulang tahun, Bapak...

Hi blog, bulan malam ini masih 7/8...mungkin masih esok aku bisa melihat bulan merahnya..
Hari ini ulang tahun bapakku loh.
Tak terasa, beliau sudah menginjak usia 55 tahun, daaaaaaaaaaan aku belum jadi apa2..
Aku malu, tapi aku pasti akan membuat mereka bangga dan tak takut melepasku menjadi orang yg berani menantang dunia.

Aku hanya berharap dia sehat selalu, selalu intim dengan mamaku. Satu hal yg menjadi ketakutanku adalah, divorced. Dan, aku juga berharap bisa menjadi istri yg kuat seperti mamaku. Jadi, aku masih bisa mentolerir semua tingkah laku suamiku (yg memang masih bisa aku tolerir) demi keluargaku nanti.
Aku cuma pengen, berkat buat mereka lebih dan lebih banyak lagi, sehingga aku dan saudara2ku yg lain punya waktu untuk membuat mereka punya harga di mata orang Batak lainnya. Yaaah, blog, kamu tau kan orang Batak itu mulutnya gimana....


Selamat ulang tahun, bapak.
Aku meneleponnya tadi pagi, pas lagi di angkot mau berangkat ke gereja. Ahh aku lupa membawakan namanya ketika ibadah~~ Kami bercakap sangat sebentar, dan sejujurnya aku tak nyaman dengan percakapan se-sebentar itu. Terkadang, aku iri melihat pasutri yg mesranya ampe bikin malu, ahh aku lebih berharap orangtuaku seperti itu. Tapi ada diantara orang2 di luar sana yg punya orangtua masih intim smpe sekarang, tp feel ashamed. Kasian aku liat nih orang, kayak ga bersyukur...

Ok, Pak. Aku kirimkan lagu L'arc-en-ciel 'Yuki no Ashiato' untuk bapak dan mama.

Sabtu, 04 Oktober 2014

Idol or group?

Selamat malam, blog.
Ahhh entah mengapa, aku lebih sering mengunjungi ketimbang aku mengunjungi Tuhan.
Aku hanya berdoa setelah bangun tidur, sebelum makan, dan sebelum tidur. Itupun kalo fokus. Dan itupun kalo ingat. Itupun kalo ga malas.
Aku jahat. Ya. Jahat dan pelupa. Dan kesengajaan dan ketidaksengajaan tetap saja dosa.

Hmm, aku baru baca artikel di extremedivas tentang kasus Jessica dan GD. Hmm, ya aku tau, media play ala agensi di Korea emang sadis. Anggap saja kau bunuh diri. Atau wafat perlahan, kehabisan pegangan hidup, di Korea. Hard to say.

Kisah mereka secara ga langsung sama dengan yg terjadi di Indonesia.
Di negara gue sendiri. Yang berkuasa dan punya kuasalah yg menang. Selalu menang. Tak terbantahkan. Dan kita orang kecil, hanya akan terus terpuruk. Karena kita terpuruk. Kita hanya dipermainkan dan bermain di media play yg udah dibuat para pembohong besar.

NKRI yg berdaulat, sepertinya akan kembali ke jaman orde baru. Orde dimana semuanya serba dilarang. Kebebasan berekpresi dilarang. Karena ada pemicunya. Yaaah Anda tau, siapa yg kalah di pilpres kemaren? Yaaaah seratus persen dia memang keras kepala.

Orang yg tidak mau mengalah cenderung pintar tp bodoh. Bodoh banget malah.

INTERNET DI INDONESIA MAU DISHUTDOWN BROOOOOOOO
INI AKU DAN SEGENAP RAKYAT INDONESIA, MAU DIBODOHIN APA LAGIIIIIIIIIIIIIIII??!!

Aku memutuskan untuk suka band aja. Kembali ke jaman SMP-SMA ku. Dimana sekotor2nya dan sehina2nya kehidupan anak band, tak perlu aku melihat mereka tersiksa cuman karena kepengen terkenal.
Yaaah udah tau hidup mjd idol di korsel itu keras, agensi2 mereka jg sadis (siapapun itu) , kenapa?? kenapa?? kenapaaaaaa? oh kenapa, masih banyak aja yg pengen jadi idol??

Sampe saat ini aku memang belum melihat hal2 yg menyakitkan hati dr kehidupan anak band di Jepang. (yeeeeeeaaah aku emang lg balik ke jejepangan), yaaah jangan sampe lah. Yang merdeka itu, yaaaah lirik2 mereka. Mereka merdeka bikin lagu. Mereka merdeka bikin lirik lagu. Mereka merdeka berekspresi.

Ahh seenggaknya, walopun ada yg bilang mereka satanist, drug consumer, who fckn cares?
Urusan beribadah kembali ke diri masing2. Toh aku aja belum bener.

Daaaaaaaaan, hail to Rock n Roll!!

Ahh sudah tepat keputusanku untuk tidak terlalu konsen ke dunia Kpop sejak 2011 kemaren. Bahkan Bigbang....mau comeback yaaa hayooo, mau ga comeback, juga rapopo.
Tapi ya pasti, orang2 yg aku suka di grup Kpop yg terintimidasi, aku hanya bisa mendoakan kalian dari sini. Sehat selalu dan sukses. Ada jarak, waktu dan power yg menahan diriku.

What and what

Hai blog, lama tak bersua...
sekarang sudah tanggal 4 Oktober.
Sebenarnya pas kemaren, aku pengen nulis, cuman karena situasi lagi di perpus kampus dan deket dengan area rak buku, aku males juga being peeked sama orang2 yg lagi nyari buku di belakangku.

So, apa kabarmu, blog? Semoga selalu sehat.
Ahhhh blog, akhirnya kumpulan album Larukuku lengkaaaaaaaaaaaaaaaaap!!!
Happy more than fckn happpppppppppy...
Oye oye oye.
Ahh perjuangan tuh donlotnya.
Biasanya sih kalo untuk album penyanyi/band favoritku lumayan susah buat aku share ahahhaha, norak ya aku, padahal kalo soal donlotan film, aku selalu rela loh berbagi..

Mungkin beda feel-nya kali ya.
Film tertentu yg emang aku freak banget ku idolain, ku ikutin dr awal banget, rela kubagi2...tapi tidak dengan album nyanyi. Hhahhahahah
Kayaknya bakal susah nih kalo ada yg minta album L'arc. Ga bakal aku kasih soalnya..

Ahh blog, kemaren pas di perpus, aku melihat junior 2010 yg kuceritain kemaren itu loh.
Ntah kenapa, aku masih menaruh curiga padanya. Aku juga masih kesel sama dia.
Dan masih curiga juga sama dosbing ku itu.
Yaaaaaaaah, sms itu ternyata emg harus dikirim ke nomer dia yg telkoms*l itu, bukan yang ke im* seperti yg kulakukan kmren.
Tapi, curigaku beralasan smpe skrg.

Jadi blog, kemaren seharian aku di perpus. Niatku emg pengen ke perpus loh...buat donlot film hahahahha

Blog, aku sebenarnya sdg tak enak hati sm mbak icha bali. Dia waktu itu ngesms aku buat ngegosipin soal mbak Jessica SNSD kemaren. Tapi ga kubalas. Dia menanyakan soal nama akun twitterku apa..

Hmm, aku sdg dalam progress 'menghilangkan diri' dari banyak orang.
Aku merasa harus menghilang dari dunia jejaring sosial.
Aku tau aku sociopath. Moodku gampang berubah jika membaca tulisan orang.
Daaaaan, aku harus keluar dari sociopath itu, dan lebih memilih untuk menulis semua subjektifitasanku padamu.

Apa yg kutulis di dalammu, kau tak pernah marah. Karena kau tau, yg namanya subjektifitas akan selalu mengundang pro dan kontra. Dan aku tak suka ada yg menyanggahku, dan biasanya kalo aku menulis subjektifitas, penggunaan kalimatku memang benar2 sangat jujur. Frontal. Aku ga akan menggunkan 'fkcn' ato slang2 amerika yg gimana, aku akan menggunakan kombinasi sarkasme dan sentimen negatif.
Jadi orang tau apa maksud sbnrnya 'subjektifitas' ala aku itu.
Sesuatu yg bagus, akan aku bilang bagus. Akan kutunjukkan apapun yg menunjukkan bhwa aku setuju bahwa 'sesuatu' itu bagus dan bermanfaat, dan mendidik.
Kalo engga, aku akan bilang engga bagus. Jelek, murahan, sampah. Aku harus mengatakan apa. Tapi memang harus yg sesuatu yg menyinggung SARA, menyinggung gender, kalo gada yg berani ngatain, orang kayak gitu, ga akan berhenti. Mereka ga berkaca kalo ucapan mereka salah. Menurutku, tingkah mereka yg minus harus direply dengan ucapan yg frontal. Yah, waktu itu aku pernah bermasalah waktu itu, dan aku memilih mundur karena banyak pembela 'orang itu'.
Ok, mungkin aku takut. Aku takut dicerca. Aku takut dinilai menjadi orang tak baik di media sosial. Dan aku memilih mundur, karena aku juga berpikir tak sepantasnya aku melawan orang bodoh. Aku melawan para pendukungnya. Aku melawan pembelanya. Mereka akan selalu benar, dan karena 'kalimat' ku yg terlalu keras buat otak mereka, aku akan selalu berada di pihak yg salah. Aku dan orang2 sejenisku yg merasa terintimidasi dgn tingkah mereka.

Yaaah terserah, orang bodoh tak akan bisa terlawan. Orang bodoh berawal dr lucu2an bodoh. Orang pintar jg membuat lucu2an tp TIDAK MERENDAHKAN ORANG LAIN, TERUTAMA ORANG YG TIDAK DIA KENAL DENGAN DEKAT. APAPUN ALASANNYA. Itu baru lawakan cerdas. Ngeparodiin teman pun, kalo temennya oke-oke aja, yah terserah aja buat mereka. Kalo temennya ga marah buat dijadiin lawakan, ya oke2 aja. Tapi kan ga semua orang bisa begitu.

Kalo lawakan Anda seputar 'tingkah perempuan', otomatis aku jijik melihatnya. Betapa hinakah tingkah 'perempuan' dimatamu itu, bujangan ga penting? Aku ga tau deh teman2 perempuannya bertingkah seperti itu, seharusnya dia langsung bilang 'teman2 perempuan saya seperti ini. SAYA YAKIN GA SEMUA PEREMPUAN AKAN SEPERTI INI. Yang lain banyak yg baik. Mereka emang keturunan alien ahhahaa'

Apa kek kalimatnya. Aku perempuan. Aku ga seperti itu. Pemilihan kata2 mereka salah. Visualisasi mereka melalui video juga salah. Sangat salah. Wajar aku marah. Wajar aku berontak. Tapi aku juga salah, karena tidak memfilter kata2ku. Tapi melihat 'history' mereka yg 'seenak udel' dan 'sok gaul' menurutku, orang kayak mereka harus ada yg berdiri jadi pengingat mereka. Aku ga akan bilang bhawa aku 'haters' , orang2 kayak mereka terlalu murah untuk punya haters. Aku juga merasa orang2 kayak mereka ga perlu haters, toh sekumpulan orang2 yg POPULER tp INTELIGENSINYA RENDAH. Itu sampah, itu ga guna. Percuma populer, tp tingkahnya menyinggung orang lain. IIhhhhh bagusan tingkahnya mbak Syahrini deh kalo gitu. Walo emang suka lebay, tp dia ga pernah menyinggung orang lain.

Ok, itu masa laluku. Ahh itu yg membuatku harus mundur dr jejaring sosial. Sekarang, berekspresipun sepertinya harus diatur. Tapi untuk kasusku, karakter frontal sepertiku, harusnya 'mengatur' diri terlebih dahulu. Iya kan? Itu dia alasanku mundur dan menghentikan semua akun jejaring sosialku.
Ahh sebenarnya, akun situsku masih aktif, scribd, academia, yah ada sih. Tapi ntar lah, aktifnya kalo emang pas mau ngaplod file aja.

Inti dr tulisan ini, aku mau berhenti dr jejaring sosial. Aku mau belajar mengarang kata2 yg lebih halus lagi untuk menyanggah tingkah2 orang berinteligensi rendah yg kulihat, kudengar, kucium.

Kamis, 02 Oktober 2014

Worrying too much, doubting everybody

Hi blog, selamat malam. Selamat Hari Batik Nasional..
Hari ini, moodku tak cukup baik. Hmm, sangat tak baik, honestly.

Idk, mungkin karena aku terlalu mencurigai semua orang.

Aku harusnya bertemu dengan dosbingku hari ini. Salahnya aku waktu itu tak bertanya, akan ada jam berapa di tempat. Tapi, mungkin aku lupa menanyakan hal itu, karena aku kelewat senang, bahwa bukuku sudah selesai, program sudah ada, aku sudah siap sidang.....dan dosbingku mereply smsku dalam waktu yg singkat.
It just....UNBELIEVEABLE!

Bukan aku tak suka, tapi tau kan, bahwa terkadang aku cukup sakit hati dengan diskriminasi dosbingku ini. Tapi yasudahlah, mungkin krn didukung aku malas bimbingan (yaaa itu balik lagi alibinya, mukanya selalu mnunjukkan aura ga rela jadi dosbingku, kepaksa gitu...dan akhirnya buat aku jadi malas bimbingan, dan selalu mikir 'aaah yaudah deh, ditahan2 aja. toh ntar lagi selese..) , jd dia punya alasan yg sama jg buat subjektif ke aku.

Ok, sudahlah.

Aku sudah terlalu senang waktu. Bahkan kelewat senang, krn bapak itu meminta klo bukuku mmg sdg selesai, coba dikirim softcopy-nya via email. Aku sangat berharap dia membaca dan merevisinya, jd mksudnya pas hari kamis (hari ini) aku sdh tau apa yg akan kuperbaiki dr bukuku. Tapi...kurasa dgn kesibukannya, dia tdk akan melakukan hal itu. Dia tdk sempat melakukan itu. Yakin. Aku yakin.

Seharusnya aku sdh tau, Iblis paling bisa menggodaiku dengan 'anxiety disorder' dan 'mood disorder' yg bisa kapanpun di-lured tanpa tau tempat. Dan harusnya aku juga tau gejala2 ini: kalo aku sdh terlalu berbahagia, berekspektasi terlalu bagus-mewah-indah, ngeharapin sesuatu yg indah-bahkan indah yg biasa aja, it wont happen. Yang terjadi selalu kebalikannya. Dan emg hal2 spt itu yg bisa bikin moodku rusak. Dan sekalinya aku merasa ga mood, aku akan terus kepikiran hal itu, selalu gelisah, dan terjadi dalam waktu sangat-sangat-sangat lama. Aku memang terlalu gampang untuk terkena pencobaan.

Menunggu hari kamis, aku memang ga ngapa2in di kost. Ngegame, tidur, paling ngenet. Harus apa lagi yg aku kerjakan? Semua sudah terbayar, semua sudah selesai kukerjakan. Otomatis aku membalas semua perjuanganku sebulan: begadang, sekalinya tidur kayak kebo, TIDAK DIET, TIDAK OLAHRAGA, pokoknya tdk menjalankan hidup sehat. Tapi apakah ini, sesuatu yg dianggap 'mewah' oleh si Iblis kampret? Ga asik banget dah dia ini.

Moodku normal sebelum hari Kamis. Yah mungkin ada sedikit gangguan dr telepon keluarga yg selalu menanyakan: Kapan daftar sidang? Kapan? Kapan? Kapan?
Mentang2 aku selalu menceritakan dan meyakinkan mereka bahwa aku juga pengen sidang oktober, pengen lulus tahun ini, aku sedang berusaha, jangan diingatkan kayak gitu mulu. Aku capek dengernya. Aku merasa diintimidasi. Aku merasa ditekan. Dan aku ga suka ada yg menekanku.
Aku memang kurang ajar. Ga tau diri sama keluargaku.
Tapi aku sangat membanggakan diriku, bahwa walopun karakterku buruk, aku akan selalu memuji pekerjaan orang lain yg benar2 membantuku. Dan aku akan selalu mengingatnya, bahkan aku memberitahukannya kepada orang lain, kebaikan apa yg sudah mereka perbuat. Walo aku memang orangnya TIDAK SABARAN, tapi jika memang ada EFFORT dari orang itu, aku ga masalah menunggu lama. Aku tidak suka sesuatu yg pasti. Aku memang tidak sabaran, tapi aku adalah tipikal org memberi suatu kepastian, jika itu memang-memang-memang penting sekali. Aku tau rasanya menunggu. Aku sering menunggu. Dan orang disekitarku banyak juga yg tidak sabaran. Mungkin mereka tak tau ketulusanku. Memang hati tak ada yg tau.

Aku ingin sidang oktober. Aku ingin lulus secepatnya. Aku ingin..kembali diet, dan kembali ke hidupku yg normal2 saja. Aku ingin memperdalam maen ukulele ku.

Sampailah hari kamis ini, dosbingku kembali dengan moodnya. Mood 'tidak reply sms'. Serius, satu hal yg ga aku suka dr dosen itu gini: PLISLAAAAAH, TOLONG REPLY SMS MAHASISWANYA DONG, PAK/BU!!! SAYA TAU BAPAK/IBU SIBUK, TAPI SESIBUK APAPUN, SEENGAKNYA ADA WAKTU KAN BARANG SEMENIT BUAT NGETIK SMS 'ADA/TIDAK' , JAM XX:XX' , YAAAAH APALAAAAAH BALASANNYA..' BAPAK/IBU JUGA KALO GA SUKA SAMA SAYA, BILANG AJA. LEWAT SMS KEK, LANGSUNG DEPAN MUKA SAYA KEK, SAYA TERIMA BU.....SOALNYA SAYA JUGA AKAN BILANG 'IYA, BAPAK/IBU PUNYA HAK UNTUK GA SUKA SAMA SAYA' ITU MANUSIAWI PAK/BU, SANTEEE AJA SAMA SAYA....'

Hahahah, what a weird excuse. Seandainya aku boleh jawab gitu. Hhahaha

Tadi selama menunggu dosbing, aku ketemu salah satu junior 2010 yg lagi TA2 juga dan dosbingnya samaan kayak aku. Disini disorderku mulai kambuh. Jujur, aku ngantuk, dan aku kesal krn dosbing tak membalas smsku, aku merasa tak pasti, dan datanglah junior ini jg merasa hal yg sama.

Satu yg tak adil, ketika dia membalas sms dosbing itu, dibales. SMS ku tak dibalas.
Aku merasa tak adil. Padahal isi smsku biasa saja.
Tapi lucunya, ini, aku selalu percaya instingku. Aku selalu peka kalo ada orang menyembunyikan sesuatu dibelakangku, berbohong ke aku, sedang tidak mood mendengar ceritaku, sdg tdak ingin melihatku. Aku tau itu. Aku sangat peka untuk itu.
Dan itu yg kupikir ttg junior ini dr tadi. Aku rasa dia mndapat sms dr dosbing tak hanya 'iya saya lagi audit di sini..' , dia seperti membunyikan sms yg lainny dr dosbing itu, soalnya dia cukup rajin memeriksa hapenya.
Dan aku percaya instingku ini. Instingku tak pernah salah. Instingku tak pernah membuatku salah. Instingku selalu tepat jika membaca karakter orang lain.
Mungkin da mndpat sms lain yg mengatakan 'apakah ada mshsiswa lain di sekitarmu? dia perempuan? angkatan 2009? namanya raisa? iya tolong jangan bilang hal ini. Kita masih tetap bs bimbingan. Temui saya disini.'
Mungkin. Itu yg kurasa. Tiba2 saya merasakan hal itu terjadi, ketika dosbing lebih memilih reply sms dia ketimbang smsku, padahal smsku isinya biasa saja. Isinya nanyain dosbing itu ada di ruangan jam berapa. Apakah salah aku mengingatkan ucapan dia di sms wktu itu?
Aku merasa junior ini berbohong pdku.
Tapi anehnya dia ikut terus menunggu sampe jam 2 lebih. Ahhh aku tak tau apa alasannya terus menunggu. Mungkin disuruh berpura sm dosbing itu. Pura2 menunggu, terus setelah dia memastikan aku pulang (dia bilang dia mau mengikut arahku pulang spy bisa memastikan aku pulang, lewat arah mana yg tdk tertengok olehnya) , kemudian dia kembali ke kampus lagi utk bimbingan.

Aku tak tau, tapi itulah instingku. Aku sering berpikiran buruk, tapi lebih baik berpikiran buruk spy aku tau men-setting otakku agar tak terlalu sakit hati krn ekspektasi begitu tinggi thdp manusia.
Manusia memang menyebalkan.

Rabu, 01 Oktober 2014

우리 씨카아아아아아ㅏㅏㅏㅏㅏ T_T

Sebenarnya aku udah tau berita ini kemaren, cuman...yah aku baru inget buat nulisnya sekarang.

Jessica've been kicked out from Girls' Generation.
Aku patah hati.
Aku sakit hati.
Jessica adalah orang yang paling aku suka di GG.
Cantik, bertalenta, berkharisma, keren, kenapa harus dikeluarkan?
Kenapa GG harus punya berita buruk semacam ini?

Aku udah baca dari semua versi. Aku uptodate tentang kasus mbak Sica ini.
Dari Allkpop, NetizenBuzz utamanya.
Dan, yaaaah...aku tak tau apa penyebebnya, ke8 member lainnya sepakat buat berbincang lagi soal kesibukan mbak Sica.
Iya, mbak Sica sibuk. Sibut banget malah. Sibuk ama bisnis fashion clothingnya itu.
Tapi, sesibuk apapun dia, TAPI KALO DIA MASIH MEMPRIORITASKAN SNSD, dan juga ga pernah bermasalah tentang hectic-nya skejul SNSD, kenapa baru dipermasalahin?
Toh mbak Sica memutuskan, akan tetap satu tujuan dengan GG, walopun in case, dia udah bersuami ntar.

Tapi...hmm, iya juga sih. Ini tentang money.
Ga akan mungkin, para ajussi fans diluar sana, ato fanboy diluar sana, memiliki antusias yg sama sm mbak Jess kalo doski udah nikah? Kalo aku sih, nyante aja. Toh idolaku mau nikah, ya sakit hati sih sakit hati. Cuman bentar doang. Yaudah abis itu, aku balik lagi ngikutin berita ttg idolaku itu.
Toh tak ada yg salah dgn love-relation idolaku.
Urusan bisnis? Waaah aku malah setuju liat mbak Sica, saking kerennya, udh owned fashion brand sendiri loh.
Hmm, jadi ini mungkin masalahnya : money dan (marriage).

Mungkin ada alasan member lainnya memutuskan hal seperti itu.
Tapi seriously, I hate Taeyeon dan Tiffany.
Taeny is &%!^%!^$%$@
Mungkin karena Tae yg sempat bersitegang dgn Sica, dan itu mungkin ngefek ampe skrg, walo udh baikan.
Tapi, girls...ingat, pertemanan antar cewe itu terlihat tulus tapi sebenarnya ga mulus.
You know, Mean Girls? Film itu. Nah itu bener banget.
Aku aja yg perempuan, yaaaah sama temenku aja banyak yg membuatku iri. Sama kakakku aja, aku iri.
Iya kan, iri itu udah jadi ciri khas relation dr cewe.

Aku tak suka Taeyeon.
Wajahnya yg berubah2.
Fuckin annoying.
Tingkahnya jg menjijikkan.
Temenku ada yg biased-nya Taeyeon, dan aku selalu menyempatkan utk bilang, 'Aduh aku paling ga suka Tiffany. Aku juga ga suka Taeyeon. Lama2 ngejijik'in. Annoying banget liat muka mereka!'
Liat tingkahnya Tae. Dia makin ga asik akhir2 ini. Dia bukan Tae yg aku kenal sewaktu jaman SNSD baru debut. She isnt that kind of wise leader. Dia mgkn leader yg baik, dia populer, tp dia ga mengayomi.
Sorry, imho.
Tiffany. Oooooh ntah mengapa aku membenci sekali perempuan ini. DIA BERUBAH SEMENJAK WAJAHNYA BERUBAH. Apakah dia terlalu merasa hype? Merasa terlalu tinggi setelah banyak kamera yg memperhatikannya sejak plastic monster ini menjadi2 di kamera?
Dia bukan Fany Fany Tiffany yg aku tau.
Dia yg polos. Dia yg jaga image. Dia yg keren.
Liat dia sekarang. Hal yg membuatku jijik, dia kehilangan sensasi 'smiling eyed'nya.
Seharusnya dia sadar itu ketika berkaca.
Dia sudah tidak bisa tersenyum setulus dulu.
Dia sudah merasa 'sangat cantik'
Dia pengen jadi 'center of attention.
Center of camera.
Center of what the helll!!
Aku tak pernah suka penampilannya.
Aku mulai melihatnya berubah sejak jaman The Boys. Wajahnya, kelakuannya.
Dia antagonis dalam penglihatanku, dan akan selamany seperti itu.
Dia itu sok perfeksionis....setelah dia merubah wajahnya.
Wajahnya yg manis, jd evil.
Dia sok mengatur SNSD, dia sok. Dan, kelamaan dkat dia, diapun mengubah Tae jd orang yg sama dengannya.
Itulah mengapa aku tak suka TaeNy. Mereka sangat tidak bermoral dgn gosip 'homo' mereka. Dan ntah mengapa, TaeNy shipper diluar sana, hobi banget sih bikin fanfic yg berbau homo2an gitu?
Ntah lah, kalo seseorang bertanya tentang Tiffany SNSD, banyak sentimen negatif yg aku bisa ceritakan padanya.

Aku tak tau. Aku tak mau salah sangka.
Hmm, sejujurnya, aku juga udah ga menikmati SNSD sejak tahun 2012.
Jaman The Boys masih aku paksain nonton krn disitu mbak Sunny potong rambut *edgy banget* dan itu yg bikin aku naksir dengan dia. Pas di album itu doang.
Kemudian jaman I Got The Boys. Ohh no, lagunya, MV-nya sbnrnya ga banget. Cuman karena berbau 'hip hop' aku dengerin. Lagunya sampah, mostly. Cuman satu yg aku suka: Maybe Babe. Itupun krn mbak Yoona nyanyi di awal lagu.
Otomatis krn album SNSD pasti bakal masuk playlist di hape, ini adalah album terakhir yg aku masukin ke playlist hape. Sounds ridiculous, rite?

Hmm, ini bukan masalah aku mengidolakan Jess. Ok, aku mengidolakan Jessica. Dia menurutku yg paling apa adanya. Dia bikin aku jatuh cinta sm karakter 'ice princess' nya, tapi itu ga dibuat2. Dia aslinya emg gitu. Susah senyum. Tapi dia tak seperti itu jika kita tau dia lebih dalam. Kedua, aku suka Yoona. Dan last, Yuri. Yuri karena sering aku posisiin kalo lagi ngecover dance. Soalnya main dancer juga, walo ga terlalu sering. Dan yg asik, aku emang pengen banget punya bodi kayak mbak Yuri.
Makanya, relation yg aku suka di SNSD itu 'YoonYulSic'. Mereka sangat menarik.  Mereka bahagia. Satu manis tapi 'ga takut pasang aksi jelek', satu seksi tapi 'bisa norak kapanpun', satu cantik dan berkharisma tapi 'susah senyum' . Udah itu aja.
Tapi semua berubah semenjak negara api menyerang.
Yah benar, apa yg disajikan di kamera itu, selalu, tak selalu benar....

Mbak Jess, kamu hati2. Selamat berjuang.
Karena dikeluarkannya kamu, kamu meyakinkan saya bahwa tak perlu lagi aku menengok pada SNSD.
Percuma, suara indahmu sudah terlalu sering digantikan oleh suara Tiffany yg pas2an, cempreng, sok2 hiphop, sok rapper, mentang2 bisa bahasa Inggris terus dia banyak gaya banget. Dia itu hanya berlindung di ketiak Tae. Dia bukan apa, jika dibandingkan kamu.
Jess, selamat berjuang.
Apapun yg kau lakukan, apapun yg kau pilih, apapun keputusanmu, sama seperti member lainnya, aku iya-iya aja sebenarnya.
Yang penting, mbak Jess jangan sedih.


L'arc en ciel...또! 또! 또!

Sorry for speaking Korean, but really...i really really mean it!
Playlist gue, 25hrs L'arc~en~ciel, daaaaaaaaaaaaan gue bangga untuk itu!!

Ahh tadi gue baca artikel, katanya Laruku mau ke Indonesia....LAGI!!
TAHUN INI!!!
2014, brooooooooooooooh...
LARUKU KONSER LAGI!!!!!!!!!
WAAAAAAK, SEMOGA BENER!!

Katanya sih akun twitter laruku nulis tentang 'Hi, Indonesia..what song(bla bla) on our next concert?"
Ga mungkin lah ya, nanyain pendapat org Indonesia tp ntar konsernya di negara lain? Iya kan?

Sejujurnya, album Laruku yg bagus...yg emang 'The Taste of Laruku' emang mentok cuman di album Awake. Selebihnya ga terlalu. Tapi masih tetep bagus kok.
Yah gimana dong, Hyde-nya aja ganteng.

Album L'arc masih belom lengkap.
Soalnya yg single, yg tribute, yg kompilasi the best, belom pada punya guenya.
Ahhhhhhhhhh, sebenarnya gue bukannya menyumpahi ato apa, band2 yg gue idolain walo 'rajin tak terdengar, tapi gaungnya kemana2' alias GAUNGNYA TERUS MENGGEMA

Queen, LP, FM, Kid Rock, MCR, L'arc, aaaaaaaaaahhh gaungmu, gaung kalian!
Hail Rock! Hail Rock and Roll!

Eargasm from.....somewhere

Halo blog, nice to meet you....again.
Sekarang gue lagi denger lagunya Soley dan Olafur. Ini musisi dari Iceland.
Tuh kan tumben.
Lebih tepatnya, tumben gue punya lagu mereka.
Tumben gue waktu itu donlot album mereka.
Lagu kayak mereka cocok buat teman tidur.

Tapi ngomong2 lagu mereka....bagus...bagus banget
Cuman langsung ngerasa kebanting krn hari2 sebelumnya gue sibuk dengerin lagu rock, dan emg eargasm itu ga kenal genre. Menurutku.

Tapi kayaknya, ada di balik persona rocker gue....hmmm ada nyempil secuil dr seperseratus dr bagian otak gue yg menghargai lagu bertipe 'indie', 'indie folk' , 'instrument'

Ini skrg gue malah lagi denger lagu Enya.
Hahaha, kakak gue hobi nyanyi lagu enya yg paling populer itu loh... 'Who can say...'
pdhal di suatu ketika, dia doyan denger lagu Kesha yg ajeb2 itu
So, it means, eargasm emg ga kenal satu genre musik sih intinya.