Senin, 22 April 2013

Berpikir....(5)

Yahooooo, I'm back, my bitches :)
Ngerasa gaul juga pake bahasa Inggris sebagai salam pembuka tulisan gue kali ini..

Then, what I wanna talk about?
Sebenarnya gue pengen buat judul baru yaitu "Senyum", karena gue ngerasa sesekali otak gue harus diajarin tersenyum...atau kalau bisa tertawa.
Yah, gue masih tertawa. Tapi untuk beberapa hal yang ingin gue ketawain aja.

Hari ini, gue pengenpamer bahwa gue punya new crush.

*drumming*

SUPPANAD "TINA" JITTALEELA!!!!!
Yaaah, itu nama orang. Dan silahkan gugling jika penasaran.
Udah nemu? Udah? Udah dapet? Silahkan...jaw dropping yaaah masbroooh :D

I feel so hectic when I found her. Please.....she is 'her'.
I called her my butch,lol. Aiiyaaah, I'm still normal, and she does, but I'm fckn admire her, really.
Njiiiiiiiir, ganteng parah-pake-sumpah-pake-banget-pake-kuadrat-syakalaka-bumbum pokoknya liat doski!!

Tooooooo hard to describe. I feel for her handsome-nity so deep. Bahkan dia jauh lebih ganteng dari Alex, mantan saya yang hampir jebolan made in Paris.

Gue tau dia dari film Yes or No, salah satu film Thailand yang mengangkat kisah cinta...hmmm, lesbian, begitu di wikipedia menuliskannya. But, don't get me wrong. Film itu ga mengandung SARA yang berlebihan atau bagaimana *kalau film Fingering, naaah itu gue ga doyan. Trailernya aja udah kayak film bokep ketimbang film..*

Too complicated tulisan saya kalau ngebahas mbak-mbak cakep satu ini. Wahhh ternyata begini yaaa serunya ngeOTP-in orang, ahhahahaha.
Intinya sih gini ya, oke gue ngefans dia karena ketampanannya yang luar biasa, Saudara-saudara!! , tapi gue tetap mendukung jati diri keperempuanannya dia, kalau dia masih mengiyakan dirinya sebagai perempuan.

Gue sih ga maksa, dan gue mikgue bukan siapa-siapa doski. Gue mendukung 10000000% apapun yang menyenangkan dan bikin nyaman setiap orang, asal tidak menganggu ketentraman hidup gue. Jadi, kalo dia suatu saat pake rok, gaun, yah oke...dia pasti bakal cantik banget. Mungkin awalnya saya- sebagai salah satu orang yang udah ngantri di barisan fanbase dia- agak merasa canggung, tapi kan kembali lagi ke Tina yang super-duper-kece-mampus ini tentang apa yang nyaman buat dia.

Kalau ternyata dia tomboy, hmm... go ahead. I love her everything what she does.
Di dunia mah jujur-jujuran aja. Daripada munafik kayak orang-orang tertentu.

*for information, I like one of the prettiest whore, Andrej Pejic. He is androginy. Promise me, you do not have a beautiful body dan face like him. And....so do I, dammit!

Sekianlah cerita tentang mbak Tina. Gue ga akan ngebahas tentang sexual disoriented disini karena gue berpandangan biasa aja terhadap orang-orang seperti itu. Tiap orang punya hak untuk jadi apapun, dan menyukai apapun.

Dan, cinta itu abnormal. Bye.

Sabtu, 20 April 2013

Menulis....(5)

Selamat malam...lam...lam...laaaaaaam..
Sebenarnya mood saya tidak bisa dikatakan begitu baik, tapi baiklah saya berusaha untuk stay waras :D

Menjaga kewarasan adalah salah satu hal yang paling susah saya lakukan.

Sepertinya hari ini saya melakukan suatu kesalahan tentang menulis. Kesalahan semacam apa? Kesalahan bertanya. Yahh sebenarnya dibawa untuk hal yang baik, seandai kata saya tidak malas menanggapinya dengan positif. Oke, skip aja deh, ntar saya mulai berpikiran hal-hal yang buruk tentang mata kuliah saya ini..

Beberapa jam ini, saya merasa Iblis sedang tangguh-tangguhnya membuat saya tidak tangguh. Tangguh...tangguh untuk tetap seperti janji saya kepada Tuhan, untuk mengubah sikap-sikap negatif saya.
Cukup susah- bahkan ketika saya lebih memilih untuk online ketimbang merepair tugas pemodelan saya yang salah total kemarin, saya lebih senang menggerutui bahwa nasib saya tidak begitu di semua mata kuliah saya, termasuk yang satu ini.

Penyesalan. Oh penyesalan.
Seandainya dosen-dosen saya mengajarinya dengan cara yang menarik hati, kemungkinan besar hal berbau sains seperti ini menarik karena sebenarnya saya suka ilmu sains untuk ilmu sosial. Tapi kurang beruntungnya bahwa dosen-dosen saya ini memiliki mahasiswa seperti saya: cenderung cepat bosan, cepat sakit hati, tidak pintar, malas berkutat ke hal-hal yang menurutnya tidak menggugah otak kanannya....dan akhirnya pemodelan saya itu saya kerjakan semampu saya. *oke ini saya mulai kesel lagi ngebayangin teman-teman sekelompok saya...*

Saya suka membaca, apapun itu yang menarik perhatian otak kanan saya terlebih dulu. Hmm, dan karena itu saya selalu menuliskannya kembali agar setidaknya ada hal yang saya ingat dari yang saya baca itu...tapi sepertinya agak kurang tepat menurut orang-orang. Ingin menghela napas berjuta kali rasanya.

Saya menuliskan beberapa kutipan tentang hal yang saya baca, kemudian saya berikan sedikit komen di akun twitter saya, dan informasi baik seperti itu dianggap sampah oleh mereka.
Rasanya saya ingin bilang, mereka itu sombong. Itu kan twitter. Kita bisa berkata apa saja di timeline. Saya juga tidak SARA. Kalau terganggu sih tinggal unfollow saya kan...susah amat.

Orang sombong tuh suka gitu. Ga mau keliatan orang keliatan pinter dikit. Padahal saya kan juga pengen pinter. Yah sudahlah...semoga tulisan ini tidak beraromakan kesombongan juga.

Then, saya mau berbagi bahwa akhir-akhir ini saya balik lagi dengan: komik tentang orang psycho, trik, pembunuhan, Sherlock Holmes...dan itulah. Dan sebenarnya playlist lagu rohani bukan untuk pamer bahwa saya Kristen yang luar biasa, tapi ini sebagai pengingat saya tetap waras karena walaupun di KTP saya adalah seorang Nasrani, sebelum-sebelumnya saya cukup "tidak waras".

Dan, maaf Iblis, saya lelah berpikiran ala kamu. Saya mau kembali ke Tuhan saya.

Berpikir....(4)

Everything is going harder.
Kayaknya Tuhan tau saya masih labil, dan jadinya lebih sering ngasih cobaan-cobaan penganggu otak saya yang finally mereka memunculkan diri.

Ternyata RAMBUT BOLEH SAMA HITAM TAPI HATI MEMANG SIAPA TAU...

Akhir-akhir ini, jadi semakin banyak yang nganggep saya sok, dalam jenis apapun itu. Dan saya masih lemah dalam Tuhan, sehingga otak jahat saya bekerja dan berpikir lebih cepat untuk mengeluarkan pandangan yang sama jahatnya dengan yang telah mereka lakukan.

Tidak seharusnya saya se-sensitif ini.
Tapi saya tidak peduli.
DO WHAT YOU LIKE, IGNORE WHAT YOU HATE.

Lagi-lagi saya harus ingatkan pada diri saya sendiri juga bahwa saya bukanlah orang yang menyenangkan. Saya hanya mencoba untuk sepaham dengan Kristus, walau pastilah jangan mengharapkan saya langsung bersikap dan berpikiran seperti Kristus.

Hmm, setidaknya setelah menuliskan beberapa kata diatas, saya sedikit lega, dan mewajarkan-dan mengampuni-dan membiarkan bahwa mereka bisa melakukan apapun untuk sesamanya. Termasuk menyakiti secara tidak langsung. Mereka terlalu sering menyinggung dengan kalimat yang sebenarnya tertuju pada kita, dan kita tahu itu.

Cara satu-satunya: tahu kemudian pura-pura tidak tahu tapi tetap dalam keadaan mengetahui

You get it?
Orang-orang seperti itu akan semakin banyak jumlahnya, dan kalau kita terlalu sensitif dan terlalu ngeh sama isi timeline, kita juga akan semakin terpuruk sama ucapan orang. Let them easy.

#okesip

Kamis, 18 April 2013

Berpikir...(3)

Selamat pagi :)
Nulis judul "berpikir" itu semacam makan baguette di pagi hari.
Sangat kenyang. Dan ini hasil pemikiran saya setelah sate.

Pertama, saya disinggung sama 1 Korintus 1:27. Sepertinya, jika dipandang dari mata dunia, tak adalah orang mau dikatakan bodoh. Tapi bodoh dimata Tuhan sesungguhnya pastilah dipersiapkan untuk hal super-luar-biasa.

Ayat yang keren, tapi membuat saya berpikiran seperti ini: kira-kira saya kategori mana nih? Saya itu udah bego dimata manusia, jangan-jangan saya juga bego beneran di mata Tuhan.

Bego beneran dalam arti, ga bertumbuh dalam iman.
Mentok to the mentok dengan segala macam alibi keduniawian. Itu hal terjago dari saya untuk bertanya tentang hidup dan ketuhanan.

Naluri manusia adalah hidup segan, bersih dan wangi untuk Tuhan, plus di mata manusia. Bermanfaatlah untuk kesejahteraan manusia.
Nah kalau saya tidak di keduanya? Saya itu punya kesombongan luar biasa untuk menjadi manusia bebal- dan itu kekurangan saya yang belum bisa ditelusuri oleh saya sendiri. Saya juga was-was.
Tapi balik lagi, mungkinlah saya Kristen dari kecil, saya Kristen KTP dan saya masih belajar menjadi Kristen yang lebih tangguh dari sifat kekristenan saya yang sebelumnya.
Tuhan mau bikin saya "kuat" buat Dia pake, suatu saat. Itu pasti. Mungkin Tuhan akan lebih sering ngasih saya kondisi 'patah dan lesu hati' agar bisa beri semangat buat yang lain. Seharusnya.


Okesip. Itu sih yang saya tangkap.
And then, selamat pagi lagi buat para pembaca.
Buat yang pendukung Chelsea FC, lagi happy soalnya tim kita menang.
3-0 atas Fulham.
Jadi, orang keren itu kerennya ga kemana-mana. Dikasih cobaan ya sering, tapi kalo udah dikasih kemenangan, dinikmati dengan sewajarnya. Aseeeek dah :)


Hari ini mau laporan bahwa hidup kita dimulai dengan sangat baik, jika diawali dengan doa dan ditutup dengan doa. Dan ajakan dari Tuhan lebih ampuh sebagai alarm ketimbang alarm hape.

Sungguh ini tiada bermaksud merendahkan, tapi saya selalu bersyukur seperti ini. Terkadang dan sering, saya itu harusnya bercakap dulu dengan Tuhan sebelum tidur- saya menyebutnya "ngobrol gaul" - apalah yang bisa jadi topik, tapi Iblis lebih keren waktu nyuruh mata saya merem lebih cepat dan mulailah saya beralibi sesuka hati.

Buktinya mungkin Tuhan tau saya butuh tidur secepat mungkin dan bangun lebih pagi untuk mengerjakan tugas *hahhaha, saya mengerjakan tugas masbrooooh~~* , dan Tuhan sigap bangunin saya dengan cara yang begitu elegan. Dan itu saya kemauan juga untuk bangun pagi, plus ditambah kondisi badan yang sehat seperti orang. Intinya, salah satu dari sekian berkat Tuhan adalah nafas kehidupan untuk mahasiswa yang kekurangan waktu tidur malam seperti saya. Beneran.

Cobalah selalu berdoa sebelum tidur, barang lima menit tidaklah itu menyita waktu tidurmu. Di akhir ucapan syukur, bolehlah buat kesempatan dengan Tuhan agar Dia membangunkanmu tepat pada waktu yang kau inginkan. Percayalah tems...itu berhasil :)
 Bukan berarti saya hanya mengandalkan Tuhan jadi wake-up alarm ya.. tapi sungguh jika dibawakan dalam doa, jika Anda butuh bangun pagi dengan tubuh yang sehat, bercakaplah dengan Tuhan Yesus sebanyak dan seseru apapun yang Anda mau. He listens us, dengan gaya bahasa yang menurut Anda nyaman tapi tetap sopan dihadapan Tuhan.

Ya sudah sekian dari saya. Saya mau mengerjakan tugas modsim saya. Kurang dibelai tadi malam, hahahha...ehhh yang kebetulan baca tulisan saya ini, sudah doa tadi pagi kan?

Rabu, 17 April 2013

Menulis....(4)

Ini tulisan saya yang kedua buat hari ini. *apa yang ketiga ya...hmm...lupa...
Akhir-akhir ini saya sedang ingin saja menulis.

Saya baru saja pulang setelah mengikuti ibadah perayaan, sekaligus menjadi pengisi acara Paskah di kampus saya. Sooooooo lovely karena kami bisa perform dengan baik.

*tapi tadi Elysabeth bilang kayaknya saya lupa gerakan, and as usual saya ngasih alibi, saya hanya terlambat beberapa milidetik saja. Yuyuyuyuyu... Elysabeth, you know me so well lah ya :)

Merasa keren juga mengenal orang-orang seperti mereka. Terlintas untuk menyesali karakter saya yang kurang begitu cepat akrab dengan orang- dan faktor kesombongan *entah apa yang saya sombongkan, saya juga ga ngerti...* - iri juga kenapa saya baru mengenal mereka sekarang.

Tapi terlebih seharusnya tulisan ini untuk yang Kekasih terbaik saya. Kekasih saya menaruh saya dalam kesempatan yang begitu bagus untuk mempunyai daftar kenalan yang lebih banyak.

Dan saya mulai distorsi mau menuliskan cerita apa .__.

Paskah. Tadi ketika ibadah, saya masih seperti Iblis saja. Kegiatan kekanak-kanakan dan pertanyaan aneh terlontar begitu saja ketika WL menayangkan video tentang Tuhan Yesus yang dicambuk.
Ketika orang melihatnya sebagai iba, saya kemudian memandang otak yang sudah siap mengeluarkan pernyataan yang wajar. Itu kata otak saya loh..otak saya.

Dan distorsi terus berlanjut.

Oke cukuplah, otak saya cukup susah untuk ditelaah bahkan bagi saya pemiliknya sendiri. Otak saya lebih sering melenceng daripada otak normal lainnya. Saya kan mau cerita soal tim menari..

Jadi begini, saya ditawari ikut tim pengisi acara untuk perayaan Paskah. Saya kebagian di drama musikal. Dari sini terlihat bahwa saya sangat sedikit mengenali anak-anak PMK.

Saya yang sombong ternyata seperti ini.
Saya tidak bilang setelah ini kami langsung akrab. Otak saya masih butuh waktu untuk mengenali wajah-wajah mereka sekaligus menyimpan memori yang pernah saya alami bersama dengan wajah-wajah itu. Sebagai bukti dokumentasi, saya mau mencoba mengingat mereka: Sonya Koamesa, Sonya Toleng, Monce, Suri "Jiyeon" , Icha-nya Moses, Dedep, Moses, Regina, Olip, Nana, then Raja, Ferry yang jadi Iblis, Enrico yang jadi Tuhan Yesus, kemudian Clay, Coco...kalo ada sebagian nama lagi yang saya tidak ingat, mohon dimaafkan. Pastikan lain kali, saya bisa mengenali Anda lain kesempatan.

Hmm, tugas pemodelan saya belum selesai sama sekali ketika saya masih sibuk menulis ini, dan di luar hujan. Informasi tidak penting: saya tidak terlalu suka hujan. Hujan membuat tanah di depan kost-an saya menjadi becek dan sepatu saya bisa kotor. Dan saya tidak suka sepatu saya kotor.

Berpikir....(2)

Selamat datang kembali di blog, yippie :)
Sekarang tanggal 17 dan cuma mau laporan banyak hal bahagia yang saya alami kemarin.

Setelah diawali dengan permulaan saat teduh kembali, dan mengingat kembali pernah bermimpi aneh dan setelah saya cari makna mimpinya malah berkata itu akan ada hal baik, but it does not mean saya percaya hal-hal seperti itu ya...tapi setidaknya karena penasaran saja...

Jadi intinya, saya akan mendapatkan sebuah keuntungan yang luar biasa.
Actually, tidak mengikuti tindakan konyol saya November tahun lalu pun sudah merupakan keuntungan/keberuntungan yang keren, menurut saya. Dan itu dibuktikan dengan kelompok saya memenangkan "The Best Team" untuk mata kuliah Manajamen Pemasaran di kelasnya Ibu Nurul.



HEEEEEEEEPPPPPPIIIII MIIIIII~~~~


Terima kasih sesungguhnya untuk semua teman-teman yang bekerja sama. Sedikit atau banyak bagian yang dikerjakan wajar untuk dijadikan kesombongan- saya pun berpikir demikian- tapi kemudian saya berpikir jika ada individu yang lebih mampu sebaiknya mengcover lebih banyak dari temannya.
Bedain dengan teman satu tim Anda yang memang tidak mau bekerja yaaa...

Tapi saya tidak bilang jika saya luar biasa di mata kuliah ini, tapi saya memang cenderung butuh stimulant yang luar biasa agar saya otak saya tidak mulu terjebak di kondisi High Sky Moon.

 Tertinggal itu adalah hal yang menyakitkan, tapi seharusnya setiap teman saling mendorong temannya untuk maju bersama, dan bukan meninggalkan. *dan sekarang saya ingin berterima kasih dengan sangat kepada saudara Erlina Febriani yang satu-satunya orang yang sama-sama pusing dengan saya ngurusin pemodelan dan skripsi :)

Dan....kepada Ibu Nurul. Saya membutuhkan dosen seperti beliau, walau memang tak mungkin semua dosen seperti beliau.
Pertama melihatnya beliau, saya nyaman dengan cara berpakaiannya yang anggun dan rapi. Saya sempat berpikir, Ibu ini pastilah orang yang serius ternyata tidak juga.
Kedua, beliau memberikan cara pengajaran yang baik kepada mahasiswa/i seperti saya. Ya...seperti saya. Seorang yang punya banyak perihal dan pandangan yang berkecamuk, dan sombong, dan angkuh, dan sekaligus rendah diri. Yang butuh perhatian lebih banyak karena saya juga haus perhatian.

Terima kasih jika ada orang-orang di sekitar menganggap saya pintar, padahal di kelas saya hanya melucu, menjadi komedian yang tertunda. Anggaplah saya antusias untuk sesuatu hal yang menurut saya indah untuk saya nikmati.

Balik ke Ibu Nurul. Mungkin karena ibunya lebih sering berinteraksi dengan orang, saya juga menikmati cara pengajarannya karena ketidakmampuan otak saya untuk memahami komputer dengan sangat cepat. Tidak seperti teman saya yang lain.

Ibunya memiliki apresiasi yang baik ke setiap mahasiswa. Dibanding menggunakan kata 'salah', memang lebih baik jika menggunakan kata 'kurang tepat' atau 'sedikit lagi mendekati'. Mulai sejak itu saya berpikir, walaupun dunia itu juga dibentuk dari kata ketidakpastian jadi alangkah baiknya menggunakan kata yang tidak menjatuhkan mental seseorang karena sendiri tidak tahu pasti kemampuan dari orang tersebut.

Kelompok saya sudah sangat bekerja keras untuk itu, dan terima kasih Ibu Nurul sudah mau melihatnya. Dan untuk teman-teman lainnya, yang menurut saya bahkan jauh lebih keren.  

"Tadinya saya kira, kelompok dari Garuda Indonesia akan memenangkannya, karena mereka juga mempresentasikannya dengan baik berikut penampilan 'Naik-naik ke Puncak Gunung'"

Baiklah, biarlah saya berpikir jauh lebih bijaksana dari sini. Setidaknya untuk mengajarkan otak saya untuk tidak membentuk karakter-karakter yang memiliki mindset yang buruk, agar saya tidak bukannya berpikir "Saya pantas menang" namun "Saya mampu untuk menang juga"


Aduuuh bijak banget saya pagi-pagi...

Selasa, 16 April 2013

Menulis....(3)

Yooooohoooo, selamat pagi!!
Shalom, dan salam olahraga :)

*sok iye banget ya, padahal hari ini saya lupa olahraga loooh...

Pagi ini, tertera di jam laptop saya adalah jam 7.05, dan butuh 2 menit lagi supaya saya merasa keGRan kalo ada yang kangen sama saya. Katanya gitu kan, kalo ngeliat digit jam yang sama .___.

Actually saya hanya ingin sekedar menulis, bahwa saya dapet kosakata baru yaitu "DOKSOLOGI", yang artinya puji-pujian kepada Tuhan. Saya hanya sekedar memberitahu juga, kalo tanggal 22 April 2013 ntar bakal ada Aurora tapi saya tidak bisa menjanjikan kalo itu akan tampak di langit Indonesia.

Hmm, saya akan mempelajari lagi bahan pemodelan dan skripsi saya. Mereka sudah lama tidak saya belai.....dan semoga saya ingat, saya mau beri review tentang buku yang sedang saya baca: Kembalinya Sherlock Holmes.

p.s: saya baru ngeh kemaren di temlen, gue sempet ngeOTP Holmes-Watson, ga boleh ya padahal huhuhuhu

Senin, 15 April 2013

Berpikir...(1)

Tertanggal 15 April 2013, pukul 23.34 dan saya merasa sudah begitu jauh dengan Tuhan.
Bukan saya merasa aneh atau bagaimana, tapi beginilah yang saya rasakan.

Saya masih merasa kurang waras. Dan saya merasa saya begitu 'tidak terkendali' , saya melakukan pencitraan besar-besaran hanya karena saya merasa saya kurang waras.

Akhir-akhir saya selalu susah berdoa, tapi saya selalu berkata ke khalayak saya mampu beribadah dengan baik. Betapa kekurangan saya yang begitu dahsyat adalah: saya membutuhkan waktu yang begitu-dan begitu sangat lama untuk mencari wajah Kristus. Padahal ketika seharusnya sungguh ingin menghadap Tuhan, kita tak perlu bersusah melakukan hal demikian, apalagi dilakukan dalam usaha yang luar-biasa-lebih-susah-dari-Tuhan-memeluk-pundak-Anda.

Setiap kalinya saya berdoa palsu. Saya tahu dengan pasti, tapi saya masih tidak merasa itu bersalah. Sampai akhirnya, saya merasa dan tidak berpikir sebelum menemui Tuhan.

Saya sudah pasti bukan Kristen yang baik, dan saya harap saya mengurangi kegiatan pencitraan saya yang luar biasa palsu itu. Pastilah saya tidak menyarankan pembaca untuk menjadi seperti saya.

Saya hanya takut sakit hati, dan saya membuat benteng yang begitu kokoh dan tinggi agar individu di luar saya tidak membuat saya merasa jatuh lebih dalam.

Saya berpikir apakah orang-orang ini, merupakan ciptaan saya sendiri atau memang ada di dalam diri saya? Sebagai empunya otak, sayalah sutradara-nya. Tapi terkadang, di suatu kondisi saya melemahkan iman saya, saya bersusah membangun tembok dan seperti beberapa orang itu hadir membantu saya untuk mengerjakannya. Saya senang memiliki mereka, saya tahu mereka berasal dari mana. Dari sinilah saya berpikir, ohhh mungkin karena saya lebih nyaman bersama orang-orang ini, orang-orang mungkin berpikir saya aneh. Tidak, lebih agungnya, saya palsu. Saya sendiri takut terhadap perubahan di dalam diri saya. Bahkan untuk menangis atau tertawa, saya harus berpikir sekian kali, apakah saya pantas untuk tertawa atau menangis. Terkadang, tertawa itu seperti tertawa biasa. Dan senyum biasa. Dan ucapan biasa. Dan pemikiran-pemikiran biasa ini dikerjakan oleh orang-orang tersebut.


Hmm, sepertinya saya sudah mulai waras sejak menulis paragraf terakhir.