Rabu, 17 April 2013

Berpikir....(2)

Selamat datang kembali di blog, yippie :)
Sekarang tanggal 17 dan cuma mau laporan banyak hal bahagia yang saya alami kemarin.

Setelah diawali dengan permulaan saat teduh kembali, dan mengingat kembali pernah bermimpi aneh dan setelah saya cari makna mimpinya malah berkata itu akan ada hal baik, but it does not mean saya percaya hal-hal seperti itu ya...tapi setidaknya karena penasaran saja...

Jadi intinya, saya akan mendapatkan sebuah keuntungan yang luar biasa.
Actually, tidak mengikuti tindakan konyol saya November tahun lalu pun sudah merupakan keuntungan/keberuntungan yang keren, menurut saya. Dan itu dibuktikan dengan kelompok saya memenangkan "The Best Team" untuk mata kuliah Manajamen Pemasaran di kelasnya Ibu Nurul.



HEEEEEEEEPPPPPPIIIII MIIIIII~~~~


Terima kasih sesungguhnya untuk semua teman-teman yang bekerja sama. Sedikit atau banyak bagian yang dikerjakan wajar untuk dijadikan kesombongan- saya pun berpikir demikian- tapi kemudian saya berpikir jika ada individu yang lebih mampu sebaiknya mengcover lebih banyak dari temannya.
Bedain dengan teman satu tim Anda yang memang tidak mau bekerja yaaa...

Tapi saya tidak bilang jika saya luar biasa di mata kuliah ini, tapi saya memang cenderung butuh stimulant yang luar biasa agar saya otak saya tidak mulu terjebak di kondisi High Sky Moon.

 Tertinggal itu adalah hal yang menyakitkan, tapi seharusnya setiap teman saling mendorong temannya untuk maju bersama, dan bukan meninggalkan. *dan sekarang saya ingin berterima kasih dengan sangat kepada saudara Erlina Febriani yang satu-satunya orang yang sama-sama pusing dengan saya ngurusin pemodelan dan skripsi :)

Dan....kepada Ibu Nurul. Saya membutuhkan dosen seperti beliau, walau memang tak mungkin semua dosen seperti beliau.
Pertama melihatnya beliau, saya nyaman dengan cara berpakaiannya yang anggun dan rapi. Saya sempat berpikir, Ibu ini pastilah orang yang serius ternyata tidak juga.
Kedua, beliau memberikan cara pengajaran yang baik kepada mahasiswa/i seperti saya. Ya...seperti saya. Seorang yang punya banyak perihal dan pandangan yang berkecamuk, dan sombong, dan angkuh, dan sekaligus rendah diri. Yang butuh perhatian lebih banyak karena saya juga haus perhatian.

Terima kasih jika ada orang-orang di sekitar menganggap saya pintar, padahal di kelas saya hanya melucu, menjadi komedian yang tertunda. Anggaplah saya antusias untuk sesuatu hal yang menurut saya indah untuk saya nikmati.

Balik ke Ibu Nurul. Mungkin karena ibunya lebih sering berinteraksi dengan orang, saya juga menikmati cara pengajarannya karena ketidakmampuan otak saya untuk memahami komputer dengan sangat cepat. Tidak seperti teman saya yang lain.

Ibunya memiliki apresiasi yang baik ke setiap mahasiswa. Dibanding menggunakan kata 'salah', memang lebih baik jika menggunakan kata 'kurang tepat' atau 'sedikit lagi mendekati'. Mulai sejak itu saya berpikir, walaupun dunia itu juga dibentuk dari kata ketidakpastian jadi alangkah baiknya menggunakan kata yang tidak menjatuhkan mental seseorang karena sendiri tidak tahu pasti kemampuan dari orang tersebut.

Kelompok saya sudah sangat bekerja keras untuk itu, dan terima kasih Ibu Nurul sudah mau melihatnya. Dan untuk teman-teman lainnya, yang menurut saya bahkan jauh lebih keren.  

"Tadinya saya kira, kelompok dari Garuda Indonesia akan memenangkannya, karena mereka juga mempresentasikannya dengan baik berikut penampilan 'Naik-naik ke Puncak Gunung'"

Baiklah, biarlah saya berpikir jauh lebih bijaksana dari sini. Setidaknya untuk mengajarkan otak saya untuk tidak membentuk karakter-karakter yang memiliki mindset yang buruk, agar saya tidak bukannya berpikir "Saya pantas menang" namun "Saya mampu untuk menang juga"


Aduuuh bijak banget saya pagi-pagi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar