Nulis judul "berpikir" itu semacam makan baguette di pagi hari.
Sangat kenyang. Dan ini hasil pemikiran saya setelah sate.
Pertama, saya disinggung sama 1 Korintus 1:27. Sepertinya, jika dipandang dari mata dunia, tak adalah orang mau dikatakan bodoh. Tapi bodoh dimata Tuhan sesungguhnya pastilah dipersiapkan untuk hal super-luar-biasa.
Ayat yang keren, tapi membuat saya berpikiran seperti ini: kira-kira saya kategori mana nih? Saya itu udah bego dimata manusia, jangan-jangan saya juga bego beneran di mata Tuhan.
Bego beneran dalam arti, ga bertumbuh dalam iman.
Mentok to the mentok dengan segala macam alibi keduniawian. Itu hal terjago dari saya untuk bertanya tentang hidup dan ketuhanan.
Naluri manusia adalah hidup segan, bersih dan wangi untuk Tuhan, plus di mata manusia. Bermanfaatlah untuk kesejahteraan manusia.
Nah kalau saya tidak di keduanya? Saya itu punya kesombongan luar biasa untuk menjadi manusia bebal- dan itu kekurangan saya yang belum bisa ditelusuri oleh saya sendiri. Saya juga was-was.
Tapi balik lagi, mungkinlah saya Kristen dari kecil, saya Kristen KTP dan saya masih belajar menjadi Kristen yang lebih tangguh dari sifat kekristenan saya yang sebelumnya.
Tuhan mau bikin saya "kuat" buat Dia pake, suatu saat. Itu pasti. Mungkin Tuhan akan lebih sering ngasih saya kondisi 'patah dan lesu hati' agar bisa beri semangat buat yang lain. Seharusnya.
Okesip. Itu sih yang saya tangkap.
And then, selamat pagi lagi buat para pembaca.
Buat yang pendukung Chelsea FC, lagi happy soalnya tim kita menang.
3-0 atas Fulham.
Jadi, orang keren itu kerennya ga kemana-mana. Dikasih cobaan ya sering, tapi kalo udah dikasih kemenangan, dinikmati dengan sewajarnya. Aseeeek dah :)
Hari ini mau laporan bahwa hidup kita dimulai dengan sangat baik, jika diawali dengan doa dan ditutup dengan doa. Dan ajakan dari Tuhan lebih ampuh sebagai alarm ketimbang alarm hape.
Sungguh ini tiada bermaksud merendahkan, tapi saya selalu bersyukur seperti ini. Terkadang dan sering, saya itu harusnya bercakap dulu dengan Tuhan sebelum tidur- saya menyebutnya "ngobrol gaul" - apalah yang bisa jadi topik, tapi Iblis lebih keren waktu nyuruh mata saya merem lebih cepat dan mulailah saya beralibi sesuka hati.
Buktinya mungkin Tuhan tau saya butuh tidur secepat mungkin dan bangun lebih pagi untuk mengerjakan tugas *hahhaha, saya mengerjakan tugas masbrooooh~~* , dan Tuhan sigap bangunin saya dengan cara yang begitu elegan. Dan itu saya kemauan juga untuk bangun pagi, plus ditambah kondisi badan yang sehat seperti orang. Intinya, salah satu dari sekian berkat Tuhan adalah nafas kehidupan untuk mahasiswa yang kekurangan waktu tidur malam seperti saya. Beneran.
Cobalah selalu berdoa sebelum tidur, barang lima menit tidaklah itu menyita waktu tidurmu. Di akhir ucapan syukur, bolehlah buat kesempatan dengan Tuhan agar Dia membangunkanmu tepat pada waktu yang kau inginkan. Percayalah tems...itu berhasil :)Bukan berarti saya hanya mengandalkan Tuhan jadi wake-up alarm ya.. tapi sungguh jika dibawakan dalam doa, jika Anda butuh bangun pagi dengan tubuh yang sehat, bercakaplah dengan Tuhan Yesus sebanyak dan seseru apapun yang Anda mau. He listens us, dengan gaya bahasa yang menurut Anda nyaman tapi tetap sopan dihadapan Tuhan.
Ya sudah sekian dari saya. Saya mau mengerjakan tugas modsim saya. Kurang dibelai tadi malam, hahahha...ehhh yang kebetulan baca tulisan saya ini, sudah doa tadi pagi kan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar