Minggu, 26 Oktober 2014

Tulisan-tulisan lampau

Setelah saya baca-baca kembali, tulisan2 saya terdahulu, sangat terlihat saya emosional dalam menulis.
Typo-pun sering terjadi. Kesalahan grammar apalagi.
Ahh malam yang tak begitu indah, tapi aku ingin menyampaikan ini, blog.

Aku menemukan dorama Jepang yang jalan ceritanya lebih berbobot dari dorama yang aku tonton sebelumnya. Tentang seorang, chocolatier yang patah hati.
Aku baru nonton sampai episode kedua.
Ceritanya sangat menarik.
Memang banyak adegan kissing yang menurutku pantas dilakukan dan dilihat orang dewasa, yah idgaf sih sebenarnya, karena yang benar2 membuat saya jatuh hati sama dorama ini.....kisah hidup si main actor.
Perjuangan dia mengumpulkan rasa sakit hati, dan menikmati rasa sakit hati, terbiasa dengan rasa sakit hati, ingin meluapkan rasa sakit hati. Langkah yang sudah aktor lakukan sejauh ini, menjadi liar dan 'mencintai' rasa sakit hati itu. Sounds.......awesome.

Aku seperti dirinya...sedikit.
Sepertinya, sadastic and masochist tiap orang, bisa berbeda kasusnya.
Si tokoh utama merasa 'energi' dari setiap penderitaan, rasa sakit hati, balas dendam terhadap one-sided love, dan dia merasa senang dengan perlakuan, tingkah,permintaan konyol dari gadis yang pernah menolaknya. Tujuannya, ingin bikin sakit hati perempuan itu. Ingin membuat takluk gadis yang pernah menolaknya itu. Itu bisa dikatakan 'masochist', i think.

Aku terkadang berpikir, dengan aku  terbiasa 'hidup dalam ketakutan, kekhawatiran, hidup berdampingan dengan mood swing-ku', yah aku rasa aku terbiasa menjadi masochist untuk hal2 negatif yang sudah 10 tahun menggerayangi otakku.
Jalan ceritanya, so far....sangat bagus.
Hidup memang tidak gampang, apalagi setelah mengalami yang namanya 'penolakan' dan 'perbandingan'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar