Sebenarnya aku udah tau berita ini kemaren, cuman...yah aku baru inget buat nulisnya sekarang.
Jessica've been kicked out from Girls' Generation.
Aku patah hati.
Aku sakit hati.
Jessica adalah orang yang paling aku suka di GG.
Cantik, bertalenta, berkharisma, keren, kenapa harus dikeluarkan?
Kenapa GG harus punya berita buruk semacam ini?
Aku udah baca dari semua versi. Aku uptodate tentang kasus mbak Sica ini.
Dari Allkpop, NetizenBuzz utamanya.
Dan, yaaaah...aku tak tau apa penyebebnya, ke8 member lainnya sepakat buat berbincang lagi soal kesibukan mbak Sica.
Iya, mbak Sica sibuk. Sibut banget malah. Sibuk ama bisnis fashion clothingnya itu.
Tapi, sesibuk apapun dia, TAPI KALO DIA MASIH MEMPRIORITASKAN SNSD, dan juga ga pernah bermasalah tentang hectic-nya skejul SNSD, kenapa baru dipermasalahin?
Toh mbak Sica memutuskan, akan tetap satu tujuan dengan GG, walopun in case, dia udah bersuami ntar.
Tapi...hmm, iya juga sih. Ini tentang money.
Ga akan mungkin, para ajussi fans diluar sana, ato fanboy diluar sana, memiliki antusias yg sama sm mbak Jess kalo doski udah nikah? Kalo aku sih, nyante aja. Toh idolaku mau nikah, ya sakit hati sih sakit hati. Cuman bentar doang. Yaudah abis itu, aku balik lagi ngikutin berita ttg idolaku itu.
Toh tak ada yg salah dgn love-relation idolaku.
Urusan bisnis? Waaah aku malah setuju liat mbak Sica, saking kerennya, udh owned fashion brand sendiri loh.
Hmm, jadi ini mungkin masalahnya : money dan (marriage).
Mungkin ada alasan member lainnya memutuskan hal seperti itu.
Tapi seriously, I hate Taeyeon dan Tiffany.
Taeny is &%!^%!^$%$@
Mungkin karena Tae yg sempat bersitegang dgn Sica, dan itu mungkin ngefek ampe skrg, walo udh baikan.
Tapi, girls...ingat, pertemanan antar cewe itu terlihat tulus tapi sebenarnya ga mulus.
You know, Mean Girls? Film itu. Nah itu bener banget.
Aku aja yg perempuan, yaaaah sama temenku aja banyak yg membuatku iri. Sama kakakku aja, aku iri.
Iya kan, iri itu udah jadi ciri khas relation dr cewe.
Aku tak suka Taeyeon.
Wajahnya yg berubah2.
Fuckin annoying.
Tingkahnya jg menjijikkan.
Temenku ada yg biased-nya Taeyeon, dan aku selalu menyempatkan utk bilang, 'Aduh aku paling ga suka Tiffany. Aku juga ga suka Taeyeon. Lama2 ngejijik'in. Annoying banget liat muka mereka!'
Liat tingkahnya Tae. Dia makin ga asik akhir2 ini. Dia bukan Tae yg aku kenal sewaktu jaman SNSD baru debut. She isnt that kind of wise leader. Dia mgkn leader yg baik, dia populer, tp dia ga mengayomi.
Sorry, imho.
Tiffany. Oooooh ntah mengapa aku membenci sekali perempuan ini. DIA BERUBAH SEMENJAK WAJAHNYA BERUBAH. Apakah dia terlalu merasa hype? Merasa terlalu tinggi setelah banyak kamera yg memperhatikannya sejak plastic monster ini menjadi2 di kamera?
Dia bukan Fany Fany Tiffany yg aku tau.
Dia yg polos. Dia yg jaga image. Dia yg keren.
Liat dia sekarang. Hal yg membuatku jijik, dia kehilangan sensasi 'smiling eyed'nya.
Seharusnya dia sadar itu ketika berkaca.
Dia sudah tidak bisa tersenyum setulus dulu.
Dia sudah merasa 'sangat cantik'
Dia pengen jadi 'center of attention.
Center of camera.
Center of what the helll!!
Aku tak pernah suka penampilannya.
Aku mulai melihatnya berubah sejak jaman The Boys. Wajahnya, kelakuannya.
Dia antagonis dalam penglihatanku, dan akan selamany seperti itu.
Dia itu sok perfeksionis....setelah dia merubah wajahnya.
Wajahnya yg manis, jd evil.
Dia sok mengatur SNSD, dia sok. Dan, kelamaan dkat dia, diapun mengubah Tae jd orang yg sama dengannya.
Itulah mengapa aku tak suka TaeNy. Mereka sangat tidak bermoral dgn gosip 'homo' mereka. Dan ntah mengapa, TaeNy shipper diluar sana, hobi banget sih bikin fanfic yg berbau homo2an gitu?
Ntah lah, kalo seseorang bertanya tentang Tiffany SNSD, banyak sentimen negatif yg aku bisa ceritakan padanya.
Aku tak tau. Aku tak mau salah sangka.
Hmm, sejujurnya, aku juga udah ga menikmati SNSD sejak tahun 2012.
Jaman The Boys masih aku paksain nonton krn disitu mbak Sunny potong rambut *edgy banget* dan itu yg bikin aku naksir dengan dia. Pas di album itu doang.
Kemudian jaman I Got The Boys. Ohh no, lagunya, MV-nya sbnrnya ga banget. Cuman karena berbau 'hip hop' aku dengerin. Lagunya sampah, mostly. Cuman satu yg aku suka: Maybe Babe. Itupun krn mbak Yoona nyanyi di awal lagu.
Otomatis krn album SNSD pasti bakal masuk playlist di hape, ini adalah album terakhir yg aku masukin ke playlist hape. Sounds ridiculous, rite?
Hmm, ini bukan masalah aku mengidolakan Jess. Ok, aku mengidolakan Jessica. Dia menurutku yg paling apa adanya. Dia bikin aku jatuh cinta sm karakter 'ice princess' nya, tapi itu ga dibuat2. Dia aslinya emg gitu. Susah senyum. Tapi dia tak seperti itu jika kita tau dia lebih dalam. Kedua, aku suka Yoona. Dan last, Yuri. Yuri karena sering aku posisiin kalo lagi ngecover dance. Soalnya main dancer juga, walo ga terlalu sering. Dan yg asik, aku emang pengen banget punya bodi kayak mbak Yuri.
Makanya, relation yg aku suka di SNSD itu 'YoonYulSic'. Mereka sangat menarik. Mereka bahagia. Satu manis tapi 'ga takut pasang aksi jelek', satu seksi tapi 'bisa norak kapanpun', satu cantik dan berkharisma tapi 'susah senyum' . Udah itu aja.
Tapi semua berubah semenjak negara api menyerang.
Yah benar, apa yg disajikan di kamera itu, selalu, tak selalu benar....
Mbak Jess, kamu hati2. Selamat berjuang.
Karena dikeluarkannya kamu, kamu meyakinkan saya bahwa tak perlu lagi aku menengok pada SNSD.
Percuma, suara indahmu sudah terlalu sering digantikan oleh suara Tiffany yg pas2an, cempreng, sok2 hiphop, sok rapper, mentang2 bisa bahasa Inggris terus dia banyak gaya banget. Dia itu hanya berlindung di ketiak Tae. Dia bukan apa, jika dibandingkan kamu.
Jess, selamat berjuang.
Apapun yg kau lakukan, apapun yg kau pilih, apapun keputusanmu, sama seperti member lainnya, aku iya-iya aja sebenarnya.
Yang penting, mbak Jess jangan sedih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar