Minggu, 09 Juni 2013

Menulis....(15)

Waaaaaa, ini sudah hari ketiga playlist di pemutar musik saya masih sama. Coffee Latte-nya Urban Zakapa termasuk versi remixnya dari Geeks , Missing You-nya GDragon, kemudian Baby, Don't Cry-nya EXO M dan EXO K. Ahh, tambahan lagi, sesekali mendengar theme soundtracks dari Alice Madness.
Yah saya memang seperti ini, sering mendengar lagu yang itu-itu saja, berulang kali, beberapa hari, sampai akhirnya saya merasa tidak punya hati lagi.

Beberapa hari ini saya sengaja tidak mengikuti perkembangan Chelsea FC. Mengapa? Sebenarnya saya senang dengan kembalinya Mourinho sebagai pelatih yang baru, tapi..hmm, mengapa Torres harus dilepas? Saya cukup sedih mendengarnya, tapi yaaah biarlah itu menjadi langkah bijak beliau sebagai pelatih yang baru :)

Cukup menyenangkan menulis blog. Nobody knows about this blog- paling jika ada yang nyasar saja. Bingung juga keywords apa yang mereka tulis sampai akhirnya SEO mengantarkan mereka ke link ini...

Owww, Caramel Macchiato. Saya tidak suka kopi.
Dan EXO-M , saya belum bisa mengatakan kalau saya adalah fans mereka. Belum dan tidak akan pernah pernah. Tapi setidaknya saya tahu orang-orangnya. Kris, Xiumin, Luhan, Lay, Chen, dan Tao. Kris sebagai ketua, dan selebihnya adalah urutan sesuai umur yang paling tua.

Lagu mereka sungguh menyenangkan sekali. Saya cinta dengan nadanya, kesedihan di dalamnya, kata "cry no more" dan "will be seafoam" . Feels so different till I found these two sentence.
Menangis itu memang melelahkan.
Ngomong-ngomong waktu itu saya pernah menangis di tengah lapangan ketika pelajaran voli. Itu adalah kekecewaan pertama saya terhadap teman-teman saya, dan itu masih saya ingat sampai sekarang. Saya merasa kaki saya kram, bahkan saya sampai terduduk karena itu. Saya benar-benar seperti orang yang tenggelam, yang mengulur-ulurkan tangan, tapi beberapa teman saya hanya lewat begitu saja. Anda tau itu menyebalkan. Mereka pikir enak ditinggalkan sendiri? Dan akhirnya saya terus di posisi yang sama, sampai rasa sakit itu hilang, dan berdiri. Sejak saat itu, saya tidak berjanji tidak akan gampang untuk meminta tolong kepada orang, bahkan dalam keadaan sakit sekalipun.

Mereka yang mencoba buta, akan buta sendiri, jika saatnya tiba.

Hari ini saya tidak pergi beribadah. Semalam dan tadi pagi saya melakukan dosa yang saya rancang sendiri. Rasanya ingin memohon pengampunan dosa, tapi terkadang jika saya jadi Tuhan, cukup merugikan juga mengampuni orang seperti saya. Yang jika dan hanya jika butuh baru memohon.
Terkadang berpikir, apakah tidak lebih baik menjadi agnostik.  We acknowledge something good, we're doing good, but why we do label?

Ahhh mood saya begitu baik, saking baiknya ada beberapa hal yang sering saya sungkani dan hindari beberapa hari ini. Saya tidak punya feeling apa-apa tentang nilai saya. Satu nilai sudah keluar, dan yah menurut pribadi saya- yang absen kepalang ancur, kuis juga berantakan- saya ga terlalu menuntut untuk itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar