Hi blog, lama tidak bertemu.
Ahh sebenarnya aku tidak terlalu sibuk, hanya aku akui, akhir2 ini aku belum punya masalah yang bisa kuceritakan padamu.
I just tried to be normal, yeaaah it sounds bullshit but at least, i try dude :)
Ahh kau ingat kapan aku memeriksa diriku tahun lalu? Sekitar September-November tahun lalu, moodku benar-benar tidak bagus, dan disitulah masa depresi saya jauh luar biasa ketimbang bulan2 yang lain.
Kau mengerti kan blog, betapa sulit untuk berpisah dari bipolar ini. Kau tau, aku sebenarnya tidak bangga terhadapnya tapi aku harus belajar hidup dengannya. Aku nyaman dengan aku punya mood seperti ini, sehingga aku tidak perlu menyalahkan 'aku' bahwa aku adalah orang yang rendah diri, tidak baik, dan tidak mempunyai apa-apa yang bisa melindungiku.
Kau mengerti kan betapa aku tidak bisa menempatkan dimana id, ego, dan superego. Terkadang aku sedikit kabur mengenal mereka. Kau tau, aku terlalu disugesti. Sebagai orang yang bergolongan darah B, aku selalu mengiyakan apa yang ditulis orang tentang kepribadian bergolongan darah ini. Yeah, I'm so proud of it. Mungkin karena masa kecilku, aku sendiri sering dipermainkan dengan inisial ini.
Blog, kau mengerti kan betapa aku ingin seperti bapakku. Tapi aku tidak memungkiri aku senang membaca, tapi lebih lagi, aku lebih tertarik pada gambar. Kau tau kan kesukaanku, melihat jejeran buku2 import di toko buku. Buku2 itu seakan memaksaku menjadi diriku yang lama, diriku yang sengaja jarang kutunjukkan. Aku hanya penikmat keindahan, ini adalah bagaimana caraku menangani betapa bodohnya aku tidak menerima kesukaan itu.
Blog, sampaikan terima kasih kepada kedua orangtuaku. Tolong jangan buat mereka khawatir bahwa aku telat lulus di bangku perkuliahanku. Aku tau aku salah menempatkan egoku empat tahun yang lalu. Dan jelaslah itu kesalahan paling fatal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar