Rabu, 21 September 2016

Sejarah Linux

dikutip dari : linuxkita(dot)net

Setelah saya membaca sejarah Linux dari web linuxkita, ternyata kece juga ya Linux. Semoga beneran setelah 'tergigit' Linux, rasa ngefans saya terhadap Linux membuat saya tergerak dan bertahap perlahan mencintai dunia komputerisasi kembali.

Jadi begini, setiap perangkat pintar membutuhkan modul inti untuk OSnya. Modul inti di sebuah OS inilah yang dinamakan 'kernel'. Kernel itu penting banget dan kerjaannya kece banget karena sebagai penghubung antara hardware dengan software juga aplikasi2 lain didalamnya. Kernel juga berguna sebagai pengelola sumber daya komputer/perangkat tersebut.

Berdasarkan tingkat pekerjaan, kernel ada dua macam : STOCK dan CUSTOM
1. Stock kernel = disesuaikan dan diperuntukkan untuk tingkat prosesor dan RAM Smartphone
2. Custom kernel = disesuaikan untuk pekerjaan yang lebih tinggi dari yang bisa dikerjakan prosesor dan RAM Smartphone

Jika pernah dengar istilah distribusi Linux, atau distro Linux itu intinya untuk menjelaskan varian turunan-turunan Linux. Anaknya Linux banyak banget ternyata, dan punya 'jualannya' masing-masing.

Distro Linux sendiri merupakan gabungan software yang membnetuk sebuah OS independen dengan basis kernel Linux.
Sejarah Linux itu bermula dari GNU loh, tapi GNU dan Linux adalah dua hal terpisah.
GNU adalah akronim dari GNU Not Unix, dimana tujuannya membuat OS seperti UNIX tapi sifatnya gratis dan kodingannya terbuka (bisa dioprek). GNU adalah OS independen yang dikembangkan oleh Richard Stallman dengan nama GNU Project.

Pssst, btw UNIX itu dibuat dan dikembangkan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie loh, itu yang bikin bahasa C, makanya UNIX itu basisnya bahasa C.

GNU sendiri sdh punya kernel namanya 'Hurd' tapi proyek tidak dikembangkan lebih lanjut sehingga matilah GNU tanpa ada kernel yang bisa beroperasi didalamnya.

Nah pas tahun 1991, Linus Torvalds bereksperimen dengan mengopreks Minix dan berhasil membuat kernel yang menjadi cikal bakal kernel, kalo ga salah sih namanya masih Version 0.01. Maklum anak mahasiswa, belum punya duit buat beli hak paten.

Setelah Linux fix dikembangkan, diperbaiki maka dimasukkanlah Linux sebagai kernel pelengkap untuk GNU sehingga GNU dapat berjalan sempurna sebagai OS yg independen. Istilah OSnya itu GNU/Linux.

BTW, CMIIW ya dalam penulisan ini.

Keren banget ya.
Besok2 aku mau tulis lagi tentang varian distro Linux, lumayan buat mengulang ilmu lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar