Hi, blog ~~
Selamat pagi....
Aku mau ngelanjutin review Fuben Na Benriya niiiih...
Hmmm, kemarin episode 5 keatas beloman kan yaaaaah~
Like the description, dorama Fuben na Benriya, atau
judul dalam bahasa Inggrisnya itu 'Incovenient Handymen'
menceritakan seseorang(aktor utamanya) 'terdampar' di
suatu desa pelosok. Krn seseorang ini merasa sgt dirugikan
dgn nasib ngenesnya itu, doski selalu ngeluh dan mengeluh,
dan sebenarnya cukup didukung krn warga2 di desa ini
sdikit yaaaah...'inconvenient' juga...
Jadi dorama ini (sedang) ditayangkan di TV Tokyo
kalo ga salah sih di slot malem.
Pemerannya ada aktor kawakan Kenichi Endo yang jadi Umemoto Soichi a.k.a
Batsu-san , aktor kece Suzuki Kosoke yang jadi Matsui Hideo,
dan si 'Sekime-kun' Okada Masaki.
Mereka bertiga itu yaaaa yang punya profesi 'handymen' itu sendiri.
Aku ngikutin tiap episodenya melalui mapletv.com , itu
situs dr tv berbahasa China, jd beberapa acara di tv
Jepang, Korea, China, Taiwan bakal ada yang ngaplotin
ke situs tersebut, dan udah ada subtitle bahasa Mandarinnya.
Terkadang jg udah ada yang translasiin ke bahasa asli dr
acara tersebut berasal, tp dikit banget. Kereeen kan...
Tapi, ya apsbobut. Daku ga terlalu fasih bahasa Jepang,
jadi masih harus butuh banget translasi ke bahasa Inggris.
Dan untung ada tim dari d-addict.com yang mau ngetranslate dorama ini.
Orang yang dermawan ngetranslasi dorama ini
menggunakan nama akun @Monchi. Thank you @Monchi :)
* kemarin aku salah tulis jadinya @mochi, pdhal shrusnya
@monchi.....sumimasen deshiyooooong~~
So, here they are.
Menurut daku......
EPISODE 5: 8 STARS
(suer, ini episode terkocak..cak..cak, menurutku 8D )
Kisah diawali dgn Jun curhat knap doski masih disini,
dan knpa doski nasibnya ngenes banget. As usual, kalo doski
hangover gitu, ada aja after-effect yang dia ga sadari
padahal itu hasil kerjaan dia sendiri.
Salah satu kesialan Jun yang selalu keliatan adl doski
pasti kejatuhan salju. Hahahhaaa
Episode ini mengangkat kisah tak terduga dari salah satu tokoh bernama Katsurawa-san.
Kasian euy liat engkong2 diperlakukan kayak gitu. Hmm, mungkin episode ini
nyinggung disorder 'pedofilia'. Highlight reka ulang imajinasinya si Sakurada-san,
ini sama aja 'imajinatif'nya dengan si Jun-kun.
Yaaah tonton sendiri dong, biar lucu.. Hasil ending dr
episode ini bener2 bikin elo kegelian sendiri *muntah*
Aktingnya aktor yang meranin Katsurawa-san bener2 OK banget,
bisa banget meranin tokoh engkong2 yang naksir anak muda.
Dan akting Reina Triendl juga OK...rela gitu meranin karakter
yg dipasangin sm engkong2.
Kalo ngeliat percakapan terakhir Jun-kun dan Momo-san,
yg pemilik bar itu, gue ngerasa hidupnya Jun-kun harusnya
udah bisa bebas, a.k.a keluar dari desa itu, tapi
ntah kenapa kagak dilakuinnya...
EPISODE 6: 5 STARS
Episode ini masih diawali dengan monolog Jun ke Ibunya.
Namun kali ini emosi yg didapat dr monolog, sedikit
berbeda dr monolog di episode2 sebelumnya. Kali ini, emosinya
biasa, walo tetep isinya komentar ttg hidup dia disini.
Kalo menurut aku, sejak dr episode 6 ini, konflik di
dorama ini jd makin serius. Jadi lebih berat, krn masalahnya
adalh masalah dr orang luar.
Episode ini kisah ttg seseorang bernama Tsukahibara, yg
tnya mantan citizen di desa ini, yg pindah ke Sapporo
buat belajar bikin ramen, dan balik lagi ke desa ini buat
bikin kedai ramen.
Sisi lucu episode ini muncul dgn 'kekampretan' Batsu-san
yg berulang spti di episode 2.
Batsu-san niat pake banget namanya kostum Power Ranger merah.
Sebenarnya masalah di episode ini udh cukup berat, tp
jadi makin berat gara itu...ya itu...imajinasi Jun yg sialan itu.
Bahkan di episode ini jd makin sering terlihat si Batsu-san
ga bisa nahan ketawa ngeliat ekspresi lebay-nya Jun
kalo udah berimajinasi itu. Selagi nonton episode ini,
bener2 gue pengen makan ramen~~~~~
EPISODE 7: 6 STARS
Episode ini menurutku punya script yg bagus. Bagus disini
maksudnya krn episode ini jd lebih serius dr episode kemarin.
Serius tp tetep lucu juga.
Serius krn episode ini mengangkat konflik batin yg selama ini
dipendam oleh tokoh Matsui-san.
Terkadang beberapa karakter Matsui-san ini ada juga di aku,
jd semenjak episode ini, aku jd makin respek dan merhatiin banget karakter Matsui-san disini.
Diepisode ini, konflik jd muncul krn ada karakter baru, seorang wanita
bernama Kaede, yg tnyata tunangannya si Matsui-san.
Aku familiar banget ama muka aktrisnya ini, dan baru ngeh
dia pernah maen di Hana Yori Dango.
Kisah konflik batin ini jg makin diperberat krn ada masalah baru
di desa ini, yaitu ttg pengusiran.
Ada dua hal yg aku tangkep dr episode ini: Tnyta desa ini juga
bisa mengalami kompleks seserius itu; kedua, bahkan
desa pelosok kyk gini udah masuk internet. Luar biasa.
Beda sama Indonesia....di pelosok, jaringan telepon aja
belum tentu ada.
Beberapa adegan lucu terlihat di adegan kedai kopi
(serius, adegan lucunya lama2 nyebelin...pengen gue bor itu kupingnya
pemilik kedai kopi itu krn beberapa kasus doski bener2 'ga bisa
diajak ngomong' dan 'ga ngerti omongan orang')
dan adegan Batsu-san, Matsui-san, dan Jun-kun sukses banget
dikerjain sama 'orang iseng'.
Ntah kenapa, pemikirannya Jun-kun bener2 makin aneh dan nyebelin.
Serius. Bukan cuman Batsu-san yang ngerasain itu doang,
tapi aku pun demikian.
EPISODE 8: 5 STARS
Episode ini diawali dgn adegan kedai ramen milik Tsukahibara-san
kebakaran, yang menyebabkan pemikiran Matsui-san kembali
ke 'pengusiran' yg prnah diangkat di episode sblumnya.
Sm kayak episode kmrin, episode ini ga menampilkan monolog-nya
Jun kyk di episode2 awal.
Ngomel2 sih masih di tengah cerita, cuma ngeluh2 gitu lagi
udah ga ada.
Disini juga, terlihat si Jun udah kayak 'let it flow' sm
kondisi dia di desa itu. Jadi mulai respek sm kerjaan seorang
handymen, inisiatif buat mulai kerjaan. Antara ngerasa
suka sam ngerasa aneh, hehehhe
Kisah di episode ini mengangkat ttg resort development.
Tadinya aku mikir, pengusiran yg diangkat di episode sblumnya
memang krn desa ini lg bikin resort.
Ternyata euuuy...ini biang kampret di episode ini, Sakurada-san dan Jun-kun.
Sakurada-san dgn tindakan nekatnya (saking pengennya bikin
desa ini jd berkembang) dan Jun-kun dgn pendapatnya.
Kali ini aku ga bilang imajinasi Jun-kun krn menurutku di episode ini
pendapatnya Jun itu fakta, tapi disalah artikan sama Sakurada-san.
Jadi yaaaa...22nya nyebelin.
22nya nih yg disalahkan emang..
Emang deh, kalo Jun udah menggebu2, ada aja yg aneh2 bakal kejadian.
Mungkin kalo cara Jun-kun mengeluarkan pendapatnya ga pake
'menggebu2', orang ga misconception dan ga jadi ngikutin idenya dia itu.
Episode ini...hmmm...sbnrnya cukup kasian tp nyebelin juga ngeliat Sakurada-san.
Belum pernah aku ngeliat karakter film kyk Sakurada-san ini.
Seseorang dgn profesi Pemda yang sbnrnya ingin berbuat baik,
tapi sbnrnya yg dia lakukan itu adalh tindakan nekat yg bisa dikategorikan tindakan kriminal, kyk yg dibilang
Batsu-san di penghujung ending film.
Satu hal yang ga aku sangka dr episode ini adalah masalah2 disini
tjd krn salah paham semata. Yaaah, untungnya Matsui-san itu orangnya sabaran disini.
Ahhh makin ngefans ama karakternya disini...dan, aku ga ngerti
bisa ada desa dgn orang2 semacam ini.
**************************************************************
Yaaaah begitulah review ku terhadap episode 5-8 dari dorama
Incovenient Handymen ini. Kan episode 9 udah keluar nih,
walopun udh donlot, belum perdalam sih, ahahha
*giliran film aja diperdalam, kodingan cepet stuck~~
Hmm, so far sih, gue cukup merekomendasikan film ini, krn...
karena karakter dr tokoh seorang Matsui-san.
Menurutku, dia manusia normal yg mau ga mau harus berada diantara
orang2 ajaib. Sbrnya Batsui-san itu normal, cuman mgkn
krn doski cukup tertutup sm kehidupan dia sblum ke desa ini,
ya bisa dikatakan ga normal juga.
Ternyata Kenichi Endo jg lagi ada maen dorama lain,
tp aku ga ngikutin. Tapi kayaknya beliau bukan aktor utama sih..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar